Sambil Menginvasi Ukraina, Rusia Latihan Tempur dengan Lebih dari 40 Kapal Perang

Sabtu, 04 Juni 2022 - 03:00 WIB
loading...
Sambil Menginvasi Ukraina,...
Di tengah invasinya ke Ukraina, Rusia menggelar latihan tempur yang melibatkan lebih dari 40 kapal perang dan 20 pesawat. Foto/TASS
A A A
MOSKOW - Armada Pasifik Rusia , pada Jumat (3/6/2022), memulai latihan tempur Angkatan Laut selama seminggu ke depan. Manuver ini melibatkan lebih dari 40 kapal perang dan 20 pesawat.

"Manuver, yang dijadwalkan berlangsung pada 3-10 Juni, melibatkan kapal-kapal yang mencari kapal selam musuh tiruan," kata Kementerian Pertahanan dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip kantor berita TASS.

"Dan mengerjakan organisasi pertahanan udara bagi kelompok kapal taktis [untuk] melakukan latihan tempur terhadap target permukaan dan udara," lanjut kementerian tersebut.

Latihan tempur ini dilakukan saat invasi Rusia ke Ukraina memasuki hari ke-100 pada hari Jumat.

Sementara itu, juru bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan Rusia bertekad untuk melanjutkan operasi militernya di Ukraina sampai semua tujuannya tercapai.

Baca juga: Perang Rusia-Ukraina Sudah 100 Hari, Siapa yang Menang?

“Salah satu tujuan utama dari operasi ini adalah untuk melindungi orang-orang di DNR dan LNR. Langkah-langkah telah diambil untuk memastikan perlindungan mereka dan hasil tertentu telah dicapai," kata Peskov, mengacu pada Republik Rakyat Donetsk dan Republik Rakyat Luhansk yang memproklamirkan kemerdekaannya dari Ukraina.

Dua wilayah di Ukraina timur yang memisahkan diri itu telah dikendalikan oleh separatis pro-Moskow sejak awal 2014.

“Banyak pemukiman telah dibebaskan dari angkatan bersenjata pro-Nazi Ukraina dan langsung dari elemen nasionalis,” katanya, mengutip deskripsi berulang-ulang Rusia tentang otoritas di Ukraina sebagai neo-Nazi dan nasionalis—label yang menurut Kiev
digunakan sebagai propaganda untuk membenarkan konflik.

“Kesempatan telah diberikan kepada orang-orang untuk mulai membangun kehidupan yang damai,” imbuh Peskov. “Pekerjaan ini akan berlanjut sampai semua tujuan operasi militer tercapai.”

Sebaliknya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan negaranya akan memenangkan perangnya dengan Rusia.

“Angkatan Bersenjata Ukraina ada di sini. Yang paling penting—orang-orang, orang-orang di negara kita ada di sini. Membela Ukraina selama 100 hari,” kata Zelensky dalam pidato yang disampaikan dari depan kantor kepresidenan Ukraina, di pusat ibu kota, Kiev.

“Kemenangan akan menjadi milik kita,” ujarnya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Pangeran George Resmi...
Pangeran George Resmi Masuk Eton College, Biayanya Rp1,4 Miliar per Tahun!
Rekomendasi
Akses Masuk Kawasan...
Akses Masuk Kawasan GBK Dibatasi Jelang Eksekusi Hotel Sultan
The Rain Ajak Pengunjung...
The Rain Ajak Pengunjung PRJ 2026 Bernostalgia lewat Lagu 'Di Perantauan'
Libur Sekolah Tiba,...
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya
Berita Terkini
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
Infografis
Rusia Akui Kerahkan...
Rusia Akui Kerahkan Tentara Korut dalam Perang Lawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved