Inilah Kehebatan Artileri Roket HIMARS yang Dikirim AS ke Ukraina

Kamis, 02 Juni 2022 - 08:50 WIB
loading...
A A A
Menurut dia, sistem HIMARS memiliki jangkauan lebih hebat dibandingkan sistem peluncuran roket ganda Rusia (MLRS).

Sistem Roket Artileri Mobilitas Tinggi M142 (HIMARS) adalah sistem peluncur beroda yang kuat yang dipandang sebagai alternatif yang lebih ringan dari M270 MLRS yang dapat dilacak dan lebih tua.

HIMARS memulai debutnya pada 2010 dan hari ini dibangun oleh raksasa pertahanan Lockheed Martin.

Truk peluncur dapat membawa enam roket yang lebih kecil atau satu rudal yang lebih besar, dengan sebagian besar amunisi mereka dapat dipertukarkan dengan yang digunakan oleh M270.

Perbedaan utama adalah HIMARS cukup kecil untuk muat di dalam pesawat angkut C-130, dan dapat memiliki informasi penargetan yang diumpankan kepadanya oleh sistem komputer F-35 Joint Strike Fighter.

Biden mengatakan AS tidak akan memberikan senjata kepada Ukraina yang dapat digunakan untuk menyerang wilayah Rusia.

Roket M30/31 reguler HIMARS dapat mencapai 42 mil jauhnya, tetapi senjatanya terus ditingkatkan, dengan Sistem Rudal Taktis Angkatan Darat (ATACMS) MGM-140 yang besar yang mampu menyerang target sejauh 190 mil.

Pada Oktober, uji tembak Precision Strike Missile (PrSM) Angkatan Darat AS, yang dimaksudkan untuk menggantikan ATACMS, melebihi jangkauan maksimum yang diantisipasi yaitu 310 mil.

Jangkauan tembak itu tidak sembarangan. Sebelum AS menarik diri dari Perjanjian Intermediate-Range Nuclear Forces (INF) pada 2019, itu adalah jangkauan maksimum yang diizinkan untuk rudal darat yang dapat dikembangkan AS atau Rusia.

Perjanjian itu melarang rudal dengan jarak antara 310 dan 3.420 mil (masing-masing 500 dan 5.500 kilometer) setelah AS menempatkan rudal Pershing II di Eropa dengan waktu penerbangan ke Moskow hanya enam menit yang secara dramatis meningkatkan risiko perang nuklir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Serangan Rudal Iran...
Serangan Rudal Iran Hantam Pangkalan Militer di Yordania, Korban Jiwa Tentara AS Bertambah
Trump Dilaporkan Dukung...
Trump Dilaporkan Dukung Presiden FIFA Infantino Jadi Sekjen PBB, Gantikan Guterres
Rekomendasi
Meta Kembangkan Aplikasi...
Meta Kembangkan Aplikasi Prediksi Pasar Mirip Polymarket
Norwegia Siap Laporkan...
Norwegia Siap Laporkan FIFA, Protes Campur Tangan Trump dalam Kasus Kartu Merah Balogun
Kejagung: Jadi Deputi...
Kejagung: Jadi Deputi di BGN, Ketut Sumedana Tak Lagi Jabat Kajati Sumsel
Berita Terkini
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
Infografis
9 Keunggulan Kapal Selam...
9 Keunggulan Kapal Selam Mini Iran yang Membuat Kapal Induk AS Menjauh
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved