Dilaporkan Lacak Kemurnian Ras India, PM Modi Dibandingkan dengan Hitler

Kamis, 02 Juni 2022 - 02:48 WIB
loading...
A A A
Anggota parlemen Muslim populer dan presiden partai All India Majlis-e-Ittehadul Muslimeen, Asaduddin Owaisi, dalam serangkaian tweet menyebut gagasan itu sebagai "Nazisme".

"Orang India modern semua adalah hasil dari migrasi. Terlepas dari keturunan, kita semua adalah warga negara India hari ini. Daripada masa lalu, Modi harus khawatir tentang sekarang. Pemuda India menatap masa depan yang suram. Hanya satu ideologi yang terobsesi dengan 'kemurnial rasial' & itu Nazisme," cuit Owaisi.

Dalam tweet terpisah, penulis terkenal Anand Ranganathan mengatakan: "Ras bukan konsep ilmiah, kemurnian apalagi."

"Tidak hanya 8 Miliar Manusia 99,97% identik secara genetik, tetapi genom manusia modern juga merupakan campuran DNA primata, tumbuhan, bakteri, parasit, dan virus. Hanya orang bodoh yang menyamakan penyelidikan leluhur genetik dengan kemurnian ras," tambahnya.

Sementara itu, Niraj Rai, kepala kelompok laboratorium DNA kuno di Institut Palaeosciences Lucknow Birbal Sahni, pada hari Rabu mengatakan bahwa kemurnian ras bukanlah suatu hal dan ras bukanlah konteks yang didukung secara biologis.

Dia menambahkan bahwa konsep kemurnian ras telah menjadi alat bagi politisi untuk menyebarkan rasisme dan tidak boleh digabungkan dengan keturunan genetik.

Baca juga: Dokter Kaget! Janin Tumbuh di Dalam Perut Bayi Berusia 40 Hari

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pendukung Partai Kecoa...
Pendukung Partai Kecoa Kembali Turun ke Jalan, Apa yang Dituntut?
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
Inti Kunjungan PM Modi:...
Inti Kunjungan PM Modi: India Akan Pasok Rudal BrahMos dan Astra ke Indonesia
PM India Narendra Modi...
PM India Narendra Modi Disambut Jet F-16 dan Su-30 Indonesia, Diajak ke Candi Prambanan
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
Diduga Bantu Pemberontak...
Diduga Bantu Pemberontak Myanmar, India Tangkap Tentara Bayaran Ukraina dan AS
Warga India Gila Emas,...
Warga India 'Gila' Emas, Perusahaan Gadai Rusia Bidik Pasar Rp89.038 Triliun
Kebakaran Panti Asuhan...
Kebakaran Panti Asuhan Tewaskan Setidaknya 11 Orang, Termasuk Anak-Anak
Iran Bombardir Kompleks...
Iran Bombardir Kompleks Pasukan AS di Yordania, Klaim Tewaskan Banyak Personel
Rekomendasi
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Dukungan Publik Jadi...
Dukungan Publik Jadi Kunci Kejagung Tuntaskan Kasus Febrie Adriansyah
Soal Peluang Harga Pertamax...
Soal Peluang Harga Pertamax Turun, Ditjen Migas: Belum Ada Pembahasan
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved