Baykar: Setelah Ukraina, Seluruh Dunia Adalah Pelanggan Drone Turki
Selasa, 31 Mei 2022 - 14:20 WIB
loading...
A
A
A
“Jangkauan mereka terbatas sehingga jika jangkauan sensorik dan amunisi Anda lebih panjang, mereka tidak akan efektif,” katanya.
Baykar sedang mengerjakan TB3, yang memiliki sayap yang dapat dilipat dan dapat lepas landas atau mendarat di kapal induk dengan landasan pacu pendek, dan pesawat tempur tak berawak yang disebut MUIS atau Kizilelma.
“Insya Allah, penerbangan pertama Kizilelma tahun depan, dan TB3 akhir tahun ini atau awal tahun depan,” kata Bayraktar.
“Jika Anda melihat cakrawala waktu yang lebih lama, kami sedang mengerjakan drone taksi–untuk itu kami perlu mengembangkan teknologi otonomi tingkat yang lebih tinggi–yang pada dasarnya adalah AI–tetapi ini akan merevolusi cara orang akan diangkut di kota.”
Invasi Rusia telah menewaskan ribuan orang, jutaan orang telantar, dan menimbulkan kekhawatiran akan konfrontasi langsung antara Rusia dan Amerika Serikat.
Putin mengatakan Washington menggunakan Ukraina untuk mengancam Rusia melalui perluasan NATO, dan bahwa Moskow harus membela orang-orang berpenutur bahasa Rusia dari penganiayaan.
Ukraina dan sekutu Barat-nya menolak klaim Rusia sebagai dalih tak berdasar untuk menyerang negara berdaulat.
Baykar sedang mengerjakan TB3, yang memiliki sayap yang dapat dilipat dan dapat lepas landas atau mendarat di kapal induk dengan landasan pacu pendek, dan pesawat tempur tak berawak yang disebut MUIS atau Kizilelma.
“Insya Allah, penerbangan pertama Kizilelma tahun depan, dan TB3 akhir tahun ini atau awal tahun depan,” kata Bayraktar.
“Jika Anda melihat cakrawala waktu yang lebih lama, kami sedang mengerjakan drone taksi–untuk itu kami perlu mengembangkan teknologi otonomi tingkat yang lebih tinggi–yang pada dasarnya adalah AI–tetapi ini akan merevolusi cara orang akan diangkut di kota.”
Invasi Rusia telah menewaskan ribuan orang, jutaan orang telantar, dan menimbulkan kekhawatiran akan konfrontasi langsung antara Rusia dan Amerika Serikat.
Putin mengatakan Washington menggunakan Ukraina untuk mengancam Rusia melalui perluasan NATO, dan bahwa Moskow harus membela orang-orang berpenutur bahasa Rusia dari penganiayaan.
Ukraina dan sekutu Barat-nya menolak klaim Rusia sebagai dalih tak berdasar untuk menyerang negara berdaulat.
(min)
Lihat Juga :