Finlandia Bakal Kerahkan Jet Tempur Siluman F-35 di Dekat Desa Sinterklas
Senin, 30 Mei 2022 - 07:37 WIB
loading...
A
A
A
Sebagai negara netral selama beberapa dekade, Finlandia secara dramatis mengubah taktik untuk bergabung dengan blok militer setelah serangan Rusia ke Ukraina yang dimulai 24 Februari.
Ketika mengajukan keanggotaan NATO, pemerintah Finlandia menjelaskan bahwa mereka melihatnya sebagai pencegah terhadap potensi agresi Rusia.
Beberapa jajak pendapat yang dilakukan di negara itu juga menunjukkan bahwa sebanyak 75% orang Finlandia sekarang mendukung bergabung dengan NATO.
Persepsi umum tentang Finlandia sebagai negara netral pada akhirnya mungkin salah, seperti yang dikatakan Komisaris Uni Eropa untuk Kemitraan Internasional Jutta Urpilainen, seorang warga negara Finlandia.
“Finlandia belum benar-benar netral. Selama bertahun-tahun, kami semakin terintegrasi ke Barat,” jelasnya. "Menyusul aksesi Finlandia ke UE pada tahun 1995, bergabung dengan NATO adalah langkah alami berikutnya."
Rusia, pada bagiannya, bersikeras bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk menyerang tetangganya tersebut, menggambarkan keputusan Helsinki bergabung dengan NATO tidak beralasan.
Moskow telah memperingatkan bahwa jika Finlandia bergabung dengan NATO, Rusia harus meningkatkan kehadiran militernya di utara negara itu dan mengambil langkah-langkah proporsional untuk memastikan keamanannya.
Ketika mengajukan keanggotaan NATO, pemerintah Finlandia menjelaskan bahwa mereka melihatnya sebagai pencegah terhadap potensi agresi Rusia.
Beberapa jajak pendapat yang dilakukan di negara itu juga menunjukkan bahwa sebanyak 75% orang Finlandia sekarang mendukung bergabung dengan NATO.
Persepsi umum tentang Finlandia sebagai negara netral pada akhirnya mungkin salah, seperti yang dikatakan Komisaris Uni Eropa untuk Kemitraan Internasional Jutta Urpilainen, seorang warga negara Finlandia.
“Finlandia belum benar-benar netral. Selama bertahun-tahun, kami semakin terintegrasi ke Barat,” jelasnya. "Menyusul aksesi Finlandia ke UE pada tahun 1995, bergabung dengan NATO adalah langkah alami berikutnya."
Rusia, pada bagiannya, bersikeras bahwa mereka tidak memiliki rencana untuk menyerang tetangganya tersebut, menggambarkan keputusan Helsinki bergabung dengan NATO tidak beralasan.
Moskow telah memperingatkan bahwa jika Finlandia bergabung dengan NATO, Rusia harus meningkatkan kehadiran militernya di utara negara itu dan mengambil langkah-langkah proporsional untuk memastikan keamanannya.
(min)
Lihat Juga :