Simulator Bom Nuklir Digunakan 9 Juta Kali sejak Rusia Invasi Ukraina

Kamis, 26 Mei 2022 - 07:32 WIB
loading...
A A A
Pengguna pertama-tama memilih lokasi di peta dan memilih parameter tertentu—seperti kekuatan senjata hipotetis dan apakah senjata itu akan meledak di (atau dekat) tanah atau di udara.

Kemudian mereka dapat mengklik tombol "Detonate", yang menghitung perkiraan dampak ledakan, termasuk potensi jumlah kematian dan cedera, dimensi ledakan serta awan jamur yang dihasilkan, dan model kasar dari dampak nuklir yang dihasilkan.

“Saya membuat NUKEMAP karena sangat sulit bagi siapa pun—bahkan saya—untuk secara intuitif memahami ukuran ledakan nuklir, apalagi perbedaan antara berbagai jenis senjata nuklir,” kata Wellerstein kepada Newsweek yang dilansir Rabu (25/5/2022).

"NUKEMAP dibuat untuk membuat pemahaman ledakan nuklir menjadi mudah bagi siapa saja, karena hampir semua orang tahu bagaimana menggunakan perangkat lunak pemetaan online akhir-akhir ini."

Menurut Wellerstein, situs NUKEMAP telah mengalami peningkatan traffic yang dramatis sejak Rusia meluncurkan invasi skala penuh ke Ukraina pada akhir Februari tahun ini.

Sementara beberapa media dan pejabat Rusia telah mengisyaratkan bahwa negara itu dapat menggunakan senjata nuklir untuk menargetkan negara-negara anggota NATO, yang lain menggambarkan komentar seperti itu sebagai ancaman kosong.

"Mulai Februari, NUKEMAP mengalami peningkatan traffic yang sangat besar, sampai-sampai saya perlu meng-upgrade dan meng-improve server secara radikal untuk menangani semuanya," kata Wellerstein.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Serangan di SPBU dan...
Serangan di SPBU dan Permukiman Israel, Satu Orang Tewas
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan Udara Israel: Balasan atas Pembantaian Zionis di Lebanon
Rekomendasi
Perjuangkan Nasib Dokter...
Perjuangkan Nasib Dokter Muda, PDMI Minta Pemerintah Buka Kembali Akses Ujian Kompetensi
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
Berita Terkini
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
4 Fakta Pembunuhan WNI...
4 Fakta Pembunuhan WNI di Hokkaido, Tersangka Sudah Berniat Habisi Korban
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Tak Ingin Kerusakan...
Tak Ingin Kerusakan Akibat Serangan Iran Diketahui Dunia, Israel Berlakukan Sensor Militer
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Infografis
Selama Gencatan Senjata...
Selama Gencatan Senjata Paskah, Rusia Diserang Ukraina 1.300 Kali
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved