Menhan Rusia: Operasi Khusus untuk Hentikan Genosida di Ukraina
Rabu, 25 Mei 2022 - 23:16 WIB
loading...
A
A
A
Menurutnya, dalam situasi yang muncul, Rusia terpaksa memulai operasi militer khusus untuk melindungi orang dari genosida, serta demiliterisasi dan denazifikasi Ukraina. Operasi khusus juga untuk memastikan status bebas nuklir dan netralnya.
Baca: AS Sebut 20 Negara Tawarkan Paket Senjata Baru untuk Ukraina
Sementara itu, Parlemen Rusia pada Rabu (25/5/2022) menyetujui undang-undang yang menghapus batas usia atas untuk layanan kontrak di militer. Keputusan ini diambil di tengah banyaknya korban di Ukraina.
Anggota parlemen di majelis rendah Duma Negara menyetujui RUU tersebut dalam tiga kali pembacaan dalam satu sesi, dengan Majelis Tinggi, Dewan Federasi, memberikan persetujuannya segera setelah itu. RUU itu sekarang hanya membutuhkan tanda tangan Presiden Vladimir Putin untuk menjadi undang-undang.
"Hari ini, khususnya, kita perlu memperkuat Angkatan Bersenjata dan membantu Kementerian Pertahanan. Panglima Tertinggi kita melakukan segalanya untuk memastikan bahwa angkatan bersenjata kita menang, dan kita perlu membantu," jelas Ketua Duma Negara Vyacheslav Volodin.
Baca: AS Sebut 20 Negara Tawarkan Paket Senjata Baru untuk Ukraina
Sementara itu, Parlemen Rusia pada Rabu (25/5/2022) menyetujui undang-undang yang menghapus batas usia atas untuk layanan kontrak di militer. Keputusan ini diambil di tengah banyaknya korban di Ukraina.
Anggota parlemen di majelis rendah Duma Negara menyetujui RUU tersebut dalam tiga kali pembacaan dalam satu sesi, dengan Majelis Tinggi, Dewan Federasi, memberikan persetujuannya segera setelah itu. RUU itu sekarang hanya membutuhkan tanda tangan Presiden Vladimir Putin untuk menjadi undang-undang.
"Hari ini, khususnya, kita perlu memperkuat Angkatan Bersenjata dan membantu Kementerian Pertahanan. Panglima Tertinggi kita melakukan segalanya untuk memastikan bahwa angkatan bersenjata kita menang, dan kita perlu membantu," jelas Ketua Duma Negara Vyacheslav Volodin.
Lihat Juga :