Menhan Rusia: Operasi Khusus untuk Hentikan Genosida di Ukraina

Rabu, 25 Mei 2022 - 23:16 WIB
loading...
Menhan Rusia: Operasi...
Menhan Rusia: Operasi Khusus untuk Hentikan Genosida di Ukraina. FOTO/TASS
A A A
MOSKOW - Rusia terpaksa memulai operasi militer khusus untuk melindungi orang dari genosida dan memastikan status Ukraina bebas nuklir dan netral. Menteri Pertahanan Rusia, Sergey Shoigu mengatakan hal itu pada Selasa (24/5/2022), di pertemuan Dewan Menteri Pertahanan CSTO.

Dia mencatat bahwa di bawah sentimen nasionalis, Rusiaphobia berkembang di masyarakat Ukraina di bawah perlindungan Barat. Dan, bahasa Rusia, budaya Rusia dan sejarah bersama kedua negara dianiaya.

Baca: Zelensky Bersedia Bertemu Putin untuk Akhiri Perang

“Mereka yang tidak setuju dengan perkembangan ini dihancurkan begitu saja. Selama delapan tahun, rezim Kiev secara metodis menembaki kota-kota dan desa-desa di Donbass,” kata Shoigu, seperti dikutip dari kantor berita TASS.

“Selama waktu itu, lebih dari 14.000 orang tewas dan sekitar 33.000 terluka. Semua upaya kami untuk memaksa Kiev menerapkan perjanjian Minsk sia-sia, itu hanya mengabaikannya," lanjutnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Konser BTS Jakarta 2026...
Konser BTS Jakarta 2026 Jadi 3 Hari, Pramono Sebut Berdampak Besar bagi Ekonomi
Ubedilah Badrun Bongkar...
Ubedilah Badrun Bongkar Upaya Pembelahan Gerakan Mahasiswa
Puasa Tasua, Keutamaan...
Puasa Tasua, Keutamaan dan Jadwal Pelaksanaannya
Berita Terkini
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved