Publik China Ramai-ramai Bahas Teori Konspirasi AS Sebar Virus Cacar Monyet

Rabu, 25 Mei 2022 - 03:53 WIB
loading...
Publik China Ramai-ramai...
Anak terinfeksi cacar monyet atau monkeypox. Penyakit ini telah muncul di 8 negara di tengah pandemi COVID-19. Foto/Wikimedia Commons/United States Centers for Disease Control and Prevention
A A A
BEIJING - Publik China , melalui media sosial, ramai memperbincangkan teori konspirasi yang menyebut Amerika Serikat (AS) sebagai pihak yang menyebarkan virus cacar monyet atau monkeypox .

Hingga Selasa (24/5/2022), penyakit itu telah bermunculan di 16 negara: Inggris Raya 56 kasus, Spanyol 41 kasus, Portugal 37 kasus, Kanada 5 kasus, Italia 4 kasus, Belgia 3 kasus, Jerman 3 kasus, Australia 2 kasus, Belanda 2 kasus, Amerika Serikat 2 kasus, Austria 1 kasus, Denmark 1 kasus, Prancis 1 kasus, Israel 1 kasus dan Swedia 1 kasus.

Infeksi virus ini telah disorot sebagai trending topic di platform media sosial populer Weibo selama tiga hari terakhir dengan tanda pagar AS melaporkan dua kasus telah menarik lebih dari 51 juta tampilan.

Sementara media pemerintah China telah menahan diri untuk tidak menuduh AS dengan sengaja menyebarkan wabah cacar monyet—tuduhan yang dibuatnya tentang COVID-19—banyak pengguna media sosial tidak menahan diri.

Baca juga: WHO: Tak Ada Bukti Virus Cacar Monyet Telah Bermutasi
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
1 Anggota Pasukan Perdamaian...
1 Anggota Pasukan Perdamaian PBB Tewas, 2 Terluka Akibat Serangan Artileri di Lebanon
Bukan Hanya Rupiah,...
Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun
Rekomendasi
Peringatan Dini Tsunami...
Peringatan Dini Tsunami di Sulut, Gorontalo, Sulteng, Malut, Kaltim Pasca Gempa M7,7
Libur Sekolah 2026,...
Libur Sekolah 2026, Tarif Angkutan Penyeberangan Diskon Sekitar 21,9%
Harley-Davidson Berusia...
Harley-Davidson Berusia Hampir 100 Tahun Dimodifikasi Jadi Motor Hybrid
Berita Terkini
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved