Rudal Jelajah Kalibr Rusia Hancurkan Senjata Barat untuk Ukraina

Sabtu, 21 Mei 2022 - 17:26 WIB
loading...
Rudal Jelajah Kalibr...
Rudal jelajah Kalibr Rusia berhasil menghancurkan senjata yang dikirim Barat untuk Ukraina. Foto/Ilustrasi
A A A
MOSKOW - Pasukan Rusia menghancurkan senjata yang secara besar-besaran dipasok Barat di barat laut Ukraina dengan rudal jelajah Kalibr . Demikian pernyataan yang dikeluarkan Kementerian Pertahanan Rusia, Sabtu (21/5/2022).

“Rudal jarak jauh berpresisi tinggi Kalibr berbasis laut menghancurkan sejumlah besar senjata dan peralatan militer di dekat stasiun kereta api Malin di wilayah Zhytomyr yang dikirim dari Amerika Serikat dan negara-negara Eropa,” kata Kementerian Pertahanan Rusia seperti dikutip dari Al Arabiya.

Kementerian Pertahanan Rusia juga mengatakan senjata itu ditujukan untuk pasukan Ukraina di wilayah Donbas timur, daerah berbahasa Rusia yang sebagian dikendalikan oleh separatis pro-Moskow sejak 2014 dan sekarang menjadi tempat beberapa pertempuran paling sengit di Ukraina.

Baca juga: Jenderal AS: Rudal Hipersonik Rusia Berkinerja Buruk dalam Perang Ukraina

Sebelumnya, Rusia juga merilis video yang memperlihatkan serangan rudalnya menghancurkan meriam howitzer yang dikirim AS untuk Ukraina.

Moskow mengirim pasukan ke Ukraina pada 24 Februari, dengan mengatakan bahwa itu bertujuan untuk "menghilangkan Nazi" negara pro-Barat dan melindungi kelompok yang berbahasa Rusia di sana.

Negara-negara Barat telah memasok Ukraina dengan senjata, termasuk artileri, rudal anti-pesawat, senjata anti-tank dan senjata kuat lainnya, tetapi Kiev telah mendorong sekutu untuk memberikan lebih banyak dukungan.

Baca juga: Bersiap Lancarkan Serangan, 2 Batalion Tank Ukraina Dihancurkan Rusia

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Presiden Serbia Aleksandar...
Presiden Serbia Aleksandar Vučić Umumkan Pengunduran Diri
Tegas! Iran Tak Akan...
Tegas! Iran Tak Akan Biarkan Lebanon Jadi Bulan-bulanan Israel
Rekomendasi
Roy Suryo Siapkan Saksi...
Roy Suryo Siapkan Saksi Buktikan Penangkapannya Tidak Sesuai Aturan
Tiga Bank Asing Besar...
Tiga Bank Asing Besar Tarik Uang Rp11,5 Triliun dari Indonesia, Ada Apa?
Breaking News! Nadiem...
Breaking News! Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun Penjara di Kasus Chromebook
Berita Terkini
Menteri Israel Usulkan...
Menteri Israel Usulkan Rencana Relokasi Gaza yang Libatkan Mossad
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Apakah Gerakan Amal...
Apakah Gerakan Amal Bisa Menggantikan Hizbullah?
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Indonesia Lunasi Proyek...
Indonesia Lunasi Proyek Jet Tempur KF-21 Korsel Rp6,9 Triliun, Dapat Transfer Teknologi Apa?
Rusia dan Ukraina Makin...
Rusia dan Ukraina Makin Jauh dari Perdamaian, Apa Pemicunya?
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved