Ukraina Kenang Pembantaian Etnis Tatar Krimea oleh Uni Soviet
Kamis, 19 Mei 2022 - 22:16 WIB
loading...
A
A
A
Nariman Dzhelyal, Wakil Ketua Pertama Mejelis, telah ditahan dan ditangkap atas tuduhan palsu setelah partisipasinya dalam KTT Platform Krimea Internasional.
“Tekanan terhadap Tatar Krimea semakin kuat setelah Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina, administrasi pendudukannya di Krimea mulai bertindak bahkan dengan cara yang lebih kasar dan kejam,” tegas Dubes Vasyl Hamianin.
Menurut dia, sejak 24 Februari 2022, 18 orang Tatar Krimea dituduh untuk kasus yang tidak masuk akal dan divonis hingga 19 tahun penjara.
Dan baru-baru ini lima orang anggota kelompok hak asasi manusia Solidaritas Krimea dijatuhi hukuman 12-14 tahun penjara.
Hamianin menjelaskan, bangsa Ukraina meminta solidaritas utuh dari bangsa Indonesia terhadap tindakan genosida dan persekusi terhadap etnis Muslim Tatar Krimea yang dulu dilakukan Soviet.
“Tekanan terhadap Tatar Krimea semakin kuat setelah Rusia melancarkan invasi skala penuh ke Ukraina, administrasi pendudukannya di Krimea mulai bertindak bahkan dengan cara yang lebih kasar dan kejam,” tegas Dubes Vasyl Hamianin.
Menurut dia, sejak 24 Februari 2022, 18 orang Tatar Krimea dituduh untuk kasus yang tidak masuk akal dan divonis hingga 19 tahun penjara.
Dan baru-baru ini lima orang anggota kelompok hak asasi manusia Solidaritas Krimea dijatuhi hukuman 12-14 tahun penjara.
Hamianin menjelaskan, bangsa Ukraina meminta solidaritas utuh dari bangsa Indonesia terhadap tindakan genosida dan persekusi terhadap etnis Muslim Tatar Krimea yang dulu dilakukan Soviet.
(sya)
Lihat Juga :