Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Turki Terancam Sanksi Barat pada Rusia

Rabu, 18 Mei 2022 - 14:01 WIB
loading...
Pembangkit Listrik Tenaga...
Pembangunan PLTN pertama di Turki dimulai dengan upacara meriah. Foto/ahval news
A A A
ANKARA - Reaksi global terhadap Rusia atas invasinya ke Ukraina telah menimbulkan kekhawatiran baru tentang pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) pertama Turki.

PLTN Turki itu sedang dibangun perusahaan nuklir milik negara Rusia, menurut laporan Al Jazeera.

Menurut laporan itu, reaktor pertama Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir Akkuyu di Turki yang terletak di pantai Mediterania dekat Mersin, direncanakan akan dimulai tahun depan.

Baca juga: Intel Rusia: AS Terus Rekrut Teroris ISIS untuk Berperang di Ukraina

Namun, sanksi Barat pada Rusia tersebut mengancam akan menunda proyek senilai USD20 miliar tersebut.

Baca juga: Anggota Kongres: Bantuan AS ke Ukraina Mirip Skema Pencucian Uang

“Bank-bank Rusia, seperti Sberbank, yang mendukung Turki dengan pinjaman senilai USD1,2 miliar sejak 2019, telah terkena sanksi,” papar laporan itu.

Baca juga: Kapal Induk Ketiga China Segera Hadir, Latihan Perang Makin Gencar

Dalam wawancara dengan penyiar Turki, NTV, CEO Akkuyu Anastasia Zoteeva menyoroti "sejumlah besar peralatan" yang diproduksi untuk pabrik di negara-negara seperti Republik Ceko, Hongaria dan Korea Selatan (Korsel) juga akan ditunda.

Dengan pembangkit listrik Akkuyu, Turki bertujuan menghasilkan 10% dari kebutuhan energinya ketika keempat reaktor 1.200 megawattnya beroperasi.

Menurut Otoritas Pengaturan Nuklir Turki, proyek ini sepenuhnya dibiayai oleh modal Rusia.

Eratnya kerja sama antara Turki dan Rusia membuat Ankara enggan menerapkan sanksi keras pada Moskow.

Meski Turki anggota NATO, namun Ankara mengakuisisi sistem rudal S-400 buatan Rusia. Langkah ini diprotes keras oleh Amerika Serikat (AS) dan negara-negara anggota NATO lainnya.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Serukan Hancurkan Seluruh...
Serukan Hancurkan Seluruh Lebanon, Menteri Radikal Israel Justru Dihujat Negara Eropa
Rekomendasi
Randy Martin Buka Bisnis...
Randy Martin Buka Bisnis Photobooth, Kemesraannya dengan Lyodra Curi Perhatian
Liburan Sekolah Makin...
Liburan Sekolah Makin Seru dengan Petualangan dan Aktivitas Keluarga
Refly Harun Sudah Siapkan...
Refly Harun Sudah Siapkan Surat Permohonan Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
3 Alasan Ukraina Selalu...
3 Alasan Ukraina Selalu Didukung Barat dalam Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved