Anggota Kongres: Bantuan AS ke Ukraina Mirip Skema Pencucian Uang

Rabu, 18 Mei 2022 - 07:15 WIB
loading...
Anggota Kongres: Bantuan...
Paket bantuan yang akan dikirim untuk Ukraina. Foto/Global Look Press/www.imago-images.de
A A A
WASHINGTON - Dukungan keuangan yang diberikan Amerika Serikat (AS) ke Ukraina terlihat sangat "seperti skema pencucian uang."

Anggota DPR AS Marjorie Taylor Greene (Partai Republik) mengatakan hal itu kepada podcast “The Truth With Lisa Boothe” pada Senin (16/5/2022).



Menurut Greene, uang yang seharusnya ditujukan untuk Ukraina berakhir di kantong lembaga "non-profit dan NGO" yang sering dijalankan orang-orang yang dekat dengan para politisi di Washington.

Baca juga: Selidiki Dugaan Kejahatan Perang di Ukraina, ICC Kirim Tim Investigasi Terbesar dalam Sejarah

“Mereka ingin mendapatkan USD40 miliar ke Ukraina dan Anda memiliki USD40 miliar ini di atas uang yang telah diberikan. Itu membuatnya menjadi USD53 miliar. Itu lebih dari dua pertiga dari seluruh anggaran Departemen Luar Negeri untuk tahun ini,” papar anggota kongres itu, merujuk pada paket bantuan terbaru yang saat ini sedang melalui Senat AS.

Baca juga: Gabung NATO, Swedia Dapat Kerahkan 1.000 Lebih Jet Tempur Bantu Ukraina

Menurut Greene, para pejabat AS melakukan ini untuk mendanai LSM yang dioperasikan oleh “keluarga dan teman-teman mereka.”

“Ini pada dasarnya seperti skema pencucian uang,” papar dia, dilansir RT.com.

Anggota kongres percaya dana ini harus dihabiskan untuk menangani masalah di AS, termasuk tunawisma atau perdagangan manusia, yang menurut Greene, telah mencapai tingkat "rekor tertinggi".
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
Kang Cucun Ajak Pesantren...
Kang Cucun Ajak Pesantren Cetak Santri Unggul Berjiwa Wirausaha dan Literasi Digital
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
NASA Temukan Planet...
NASA Temukan Planet Raksasa dengan Suhu seperti di Bumi dan Dipenuhi Gas Metana
Berita Terkini
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Iran dan Oman Tegaskan...
Iran dan Oman Tegaskan Komitmen Navigasi Maritim Aman melalui Selat Hormuz setelah Kesepakatan dengan AS
Trump Ungkap Selat Hormuz...
Trump Ungkap Selat Hormuz akan Dibuka Kembali Sepenuhnya pada Hari Jumat Secara Permanen
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Infografis
Warren Buffett Sebut...
Warren Buffett Sebut Dolar AS Sedang Menuju ke Neraka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved