Suara Radio Rusia Menebar Ketakutan di Zona Perang Ukraina

Selasa, 17 Mei 2022 - 05:30 WIB
loading...
A A A
Hampir tiga bulan perang telah mengubah kota pertambangan batu bara berpenduduk 100.000 orang yang sebagian besar berbahasa Rusia ini menjadi gurun yang kekurangan segalanya, mulai dari air dan listrik hingga layanan telepon seluler.

Baca: Putin: Bergabungnya Swedia dan Finlandia ke NATO Bukan Ancaman bagi Rusia

Kebanyakan orang yang merangkak keluar dari tempat perlindungan mereka selama jeda sore dalam pertempuran langsung menuju ke mata air alami satu-satunya kota untuk menimbun air yang harus mereka rebus agar aman untuk diminum.

Beberapa wanita di ruang bawah tanah taman kanak-kanak - sangat ketakutan sehingga mereka hanya membocorkan patronimik mereka alih-alih nama belakang mereka karena takut ketahuan dan dihukum. Mereka juga mengaku tidak berani keluar selama dua bulan.

Keterasingan yang melumpuhkan ini diperparah oleh siaran radio Rusia dan Ukraina yang menghantui yang muncul melalui gelombang udara acak dan menyajikan berita yang kontradiktif. Suara-suara tak dikenal memudar masuk dan keluar dan kadang-kadang menghilang begitu saja.

"Rusia mengatakan mereka menang dan Ukraina mengatakan mereka menang," kata Natalia Georgiyevna.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Polda Metro: Barang...
Polda Metro: Barang Bukti Kasus Roy Suryo Sudah Diuji Lab oleh Lembaga Tersertifikasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Penggunaan LPG Non Subsidi di Jakarta Fair
Navigasi Kompleksitas...
Navigasi Kompleksitas Bisnis 2026, Grab For Business Dorong Pelaku Usaha Scale Smarter dan Execute Faster
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved