Perempuan Cantik Jual Telur Bekunya Rp733 Juta untuk Lunasi Utang Kuliahnya

Sabtu, 14 Mei 2022 - 15:03 WIB
loading...
A A A
"Kesalahpahaman terbesar tentang utang adalah bahwa kami membuat keputusan ini, jadi kami harus menjalaninya, tetapi pilihan apa yang benar-benar kami tawarkan untuk mengamankan masa depan kami?" ujarnya.

“Orang-orang seusia saya mengerti. Mereka sepenuhnya berempati dengan situasi ini dan sama kesalnya dengan bagaimana sistem pendidikan dan pemerintah kita telah mengecewakan kita.”

Bahkan dengan gelar master, Jones hanya bisa mendapatkan magang paruh waktu pasca-kelulusan ketika pandemi COVID-19 pertama kali dimulai.

“Mereka membutuhkan waktu enam hingga tujuh bulan untuk membawa saya penuh waktu melalui pandemi, jadi saya ditolak asuransi kesehatannya,” katanya, yang membuat pembayaran pinjaman akumulasi bunganya menjadi lebih sulit.

“Uang yang saya hasilkan dari pekerjaan dan magang paruh waktu, atau tidak mendapatkan pekerjaan dengan gelar master selama delapan bulan, hanya cukup untuk membayar tagihan saya,” katanya. “Jadi saya tahu bahwa beberapa bentuk pembayaran lain harus dibuat, harus dilakukan, bahkan untuk mencoba mengurangi pinjaman itu.”

Jones bukan satu-satunya yang berjuang dengan utang kuliah. Utang kuliah rata-rata di Amerika Serikat mencapai USD57.520, menurut NerdWallet, dengan total keseluruhan mencapai USD1,75 triliun.

“Generasi yang lebih tua tidak tahu bagaimana rasanya dengan keadaan baru yang harus kita tanggung,” katanya.

“Pada tahun 70-an dan 80-an, biaya kuliah dan biaya ditambah kamar dan makan di perguruan tinggi empat tahun adalah USD1.400. Sekarang rata-rata USD22.000, yang masih dianggap rendah untuk sebagian besar mahasiswa.”

Upah minimum, lanjutnya, hanya tumbuh dari USD1,50 menjadi USD7,25, atau 350%, sementara biaya pendidikan tinggi mengalami kenaikan 1.400%.

“Untuk bahkan memiliki kesempatan untuk membayar uang kuliah tanpa utang saat di kampus, kami harus bekerja 40 hingga 50 jam seminggu dengan upah berapa pun yang bisa Anda dapatkan tanpa gelar dan kemudian entah bagaimana menjadi mahasiswi penuh waktu dan menemukan waktu untuk, Saya kira, tidur?” paparnya.

“Generasi yang saat ini juga memegang posisi papan atas sekarang dan terus meningkat juga tidak memiliki poin masuk kualifikasi yang sama.”

Jones mengatakan orang di atas 40 tahun meremehkan dan agresif terhadap generasinya, tetapi dia berpendapat bahwa gelar sarjana tidak cukup untuk mendapatkan peran dengan gaji lebih tinggi.

“Kami sebenarnya bekerja lebih keras daripada yang mereka lakukan dengan sangat sedikit atau tanpa imbalan untuk membicarakannya, dan saya pikir itulah sebabnya adaptasi dan prioritas kami telah bergeser sebagai hasilnya,” katanya.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
IRGC: Serangan Rudal...
IRGC: Serangan Rudal Iran Hancurkan Sistem Pertahanan THAAD, Patriot, dan C-RAM Amerika di Yordania
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Pasar Cemas Tarif Baru...
Pasar Cemas Tarif Baru AS, Rupiah Ditutup Melemah ke Rp17.963
Angkat Bicara Soal Deportasi...
Angkat Bicara Soal Deportasi Abdul Karim, Kemlu: Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Perang AS-Iran Memanas,...
Perang AS-Iran Memanas, Harga Minyak Dunia Berpotensi Tembus 100 Dolar AS per Barel
Rekomendasi
Eks Jampidsus Febrie...
Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Ditahan di Rutan KPK: Gak Pakai Rompi Ye!
Tidar Jakarta Barat...
Tidar Jakarta Barat Yakin Sudaryono Mampu Perkuat Tata Kelola Program MBG
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Berita Terkini
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Infografis
Ukraina Mengharapkan...
Ukraina Mengharapkan 3 Juta Peluru Sekutu untuk Akhiri Perang
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved