Dilanda Wabah COVID-19, Korea Utara Umumkan Darurat Kesehatan

Kamis, 12 Mei 2022 - 16:54 WIB
loading...
Dilanda Wabah COVID-19,...
Korea Utara (Korut) umumkan darurat kesehatan nasional setelah untuk pertama kalinya mengkonfirmas negara itu dilanda wabah COVID-19. Foto/Ilustrasi
A A A
SEOUL - Korea Utara (Korut) mengumumkan keadaan darurat kesehatan nasional setelah untuk pertama kalinya mengkonfirmasi secara resmi wabah COVID-19 . Korut memberlakukan tindakan karantina yang ketat setelah mengklaim tidak ada kasus COVID-19 selama pandemi.

Kantor berita Korut, KCNA melaporkan, Partai Buruh yang berkuasa membahas masalah mengatasi krisis karantina selama pertemuan pada hari Kamis (12/5/2022). Menurut KCNA, para pejabat mencatat negara itu saat ini melihat insiden darurat nasional paling parah sejak krisis global. Krisis kesehatan dimulai pada akhir 2019.

“Politbiro mengakui bahwa perlu untuk mentransisikan sistem karantina nasional ke sistem karantina darurat maksimum dalam menanggapi situasi saat ini,” lanjut outlet tersebut.

Baca juga: Pertama Kali, Rezim Kim Jong-un Konfirmasi Korut Dilanda Wabah COVID-19

"Para pemimpin partai mengkritik ketidaktahuan, kelalaian, tidak bertanggung jawab, dan ketidakmampuan sektor karantina, yang gagal merespons secara sensitif terhadap peningkatan jumlah infeksi virus bermutasi di seluruh dunia,” KCNA menambahkan seperti dilansir dari Russia Today.

Para pejabat Korut mengatakan sampel yang dikumpulkan dari pasien di Pyongyang dipastikan membawa subvarian Omicron BA.2 dari virus corona. Ssubvarian Omicron BA.2 sekarang dianggap sebagai strain dominan di beberapa negara. Namun, Korut tidak mengungkapkan jumlah infeksi.

Berbicara selama pertemuan itu, pemimpin Korut Kim Jong-un menyerukan langkah-langkah untuk benar-benar memblokir penyebaran virus berbahaya dan memberantas wabah dalam waktu singkat. Ia mengatakan negara itu pasti akan mengatasi keadaan darurat karena kesadaran tinggi warganya.

Baca juga: Presiden Baru Korsel Minta Kim Jong-un Tukar Senjata Nuklir dengan Bantuan

Pemerintah Korut mengatakan akan memberlakukan tindakan karantina yang lebih ketat di semua lembaga dan semua sektor negara, termasuk partai, lembaga administrasi dan ekonomi di semua tingkatan, meskipun tidak merinci secara pasti apa yang akan terjadi dengan sistem darurat yang baru.

Meskipun para pejabat memerintahkan peningkatan karantina serupa menyusul kasus-kasus yang dicurigai di masa lalu, pernyataan pada hari ini menandai konfirmasi publik pertama dari infeksi COVID-19 di Korut, yang telah lama mempertahankan kasusnya tetap nol dengan penutupan perbatasan yang ketat dan kebijakan penahanan lainnya.

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Korea Utara Marah AS...
Korea Utara Marah AS Jual Rudal Canggih ke Korea Selatan, Menyebutnya Ekspor Perang
Menjaga Persahabatan...
Menjaga Persahabatan atau Menebar Pengaruh, 6 Alasan Xi Jinping Berkunjung ke Korut
Hubungan China dan Korut...
Hubungan China dan Korut Masuki Tahap Awal yang Baru
AS Serukan Korut Denuklirisasi,...
AS Serukan Korut Denuklirisasi, Adik Kim Jong-un: Mimpi Usang!
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Skandal Kerajaan, Putra...
Skandal Kerajaan, Putra dari Putri Mahkota Norwegia Divonis Penjara atas Tuduhan Pemerkosaan
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Refly Harun Ungkap Dokter...
Refly Harun Ungkap Dokter Tifa Pakai Baju Tahanan atas Kesadaran Sendiri: Biar Dunia Tahu Kalau Kezaliman Terjadi
Mantan Wakapolri: Polisi...
Mantan Wakapolri: Polisi yang Bawa Dokter Tifa ke RS Polri Pernah Dampingi Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Temui Jokowi
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Kapal Selam Nuklir AS...
Kapal Selam Nuklir AS Muncul di Korea Selatan, Korea Utara Marah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved