Negara Anggota NATO Ini Sebut Rusia Pendukung Terorisme

Rabu, 11 Mei 2022 - 09:29 WIB
loading...
Negara Anggota NATO...
Anggota parlemen Lithuania menggelar sidang. Foto/twitter
A A A
VILNIUS - Parlemen Lithuania, Seimas, dengan suara bulat mengeluarkan resolusi pada Selasa (10/5/2022) yang menuduh Rusia melakukan genosida dan terorisme di Ukraina.

“Agresi bersenjata skala besar yang diluncurkan oleh Rusia terhadap Ukraina pada 24 Februari sama dengan genosida rakyat Ukraina,” ungkap dokumen itu, dilansir RT.com.

“Federasi Rusia, yang pasukan militernya dengan sengaja dan sistematis mengebom sasaran sipil, adalah negara yang mendukung dan mempraktikkan terorisme,” papar dokumen itu.

Baca juga: Ukraina Setop Aliran Gas Rusia ke Eropa, Moskow Tak Diberi Tahu

Seimas meminta masyarakat internasional membentuk pengadilan khusus untuk menyelidiki perilaku pasukan Rusia di Ukraina.

Baca juga: Kerusuhan Penjara Tewaskan 44 Napi, Lebih dari 100 Orang Kabur

Pemungutan suara untuk resolusi itu terjadi tak lama setelah Wakil Ketua Parlemen Ukraina Elena Kondratyuk berbicara kepada anggota parlemen Lithuania.

Baca juga: Zelensky Berbagi Gambar Prajurit dengan Lencana Nazi

Ukraina, negara-negara Barat, dan kelompok hak asasi manusia menuduh pasukan Rusia melakukan kejahatan perang di Bucha dan kota-kota lain di Ukraina.

Moskow telah berulang kali membantah pasukannya membunuh warga sipil dan berpendapat Ukraina dan Barat melancarkan kampanye disinformasi.

Rusia sebaliknya menuduh Kiev menembaki daerah permukiman di Donbass dan mengeksekusi para tahanan, yang juga dibantah oleh Ukraina. Kedua negara saling menuduh melakukan genosida.

Pejabat tinggi hak asasi manusia PBB Michelle Bachelet mengutuk tindakan Rusia di Ukraina pada April.

Juru bicaranya, Ravina Shamdasani, mengatakan kepada wartawan pada bulan yang sama bahwa kantor Komisaris Tinggi Hak Asasi Manusia tidak mendokumentasikan kejahatan di Ukraina yang dapat dikualifikasikan sebagai genosida.

Rusia menyerang negara tetangga tersebut menyusul kegagalan Ukraina mengimplementasikan ketentuan perjanjian Minsk, yang pertama kali ditandatangani pada tahun 2014, dan pengakuan akhirnya Moskow atas republik Donbass, Donetsk dan Lugansk.

Protokol yang diperantarai Jerman dan Prancis dirancang untuk memberikan status khusus kepada daerah-daerah yang memisahkan diri di dalam negara Ukraina.

Kremlin sejak itu menuntut agar Ukraina secara resmi menyatakan dirinya sebagai negara netral yang tidak akan pernah bergabung dengan blok militer NATO yang dipimpin AS.

Kiev menegaskan serangan Rusia benar-benar tidak beralasan dan membantah klaim pihaknya berencana merebut kembali kedua republik dengan paksa.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Bukan Hanya Trump, Presiden...
Bukan Hanya Trump, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Juga Teken MoU Perjanjian Damai
Rekomendasi
Kisah Cinta Sutan Sjahrir...
Kisah Cinta Sutan Sjahrir dan Maria Mieske, Dipisahkan Penjara hingga Politik Kolonial Belanda
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Ini Rincian Gaji Anggota...
Ini Rincian Gaji Anggota DPR Jadi Rp65,5 Juta usai Pemangkasan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved