Profil Ferdinand Marcos Jr, Sosok Kontroversial Pemenang Pilpres Filipina

Selasa, 10 Mei 2022 - 11:22 WIB
loading...
A A A
Selama kampanye ayahnya tahun 1965, Bongbong berperan sebagai dirinya sendiri dalam film Sampaguita Pictures Iginuhit ng Tadhana: The Ferdinand E. Marcos Story, film biografi yang diduga didasarkan pada penggambaran Ferdinand Marcos dalam novel For Every Tear a Victory (Untuk Setiap Air Mata Kemenangan).

Marcos muda digambarkan memberikan pidato menjelang akhir film, di mana dia mengatakan dia ingin menjadi politisi ketika dia dewasa.

Nilai hubungan masyarakat dari film tersebut dianggap telah membantu Marcos senior memenangkan pemilihan umum Filipina tahun 1965.

Meskipun secara teknis dia masih di bawah umur pada tahun yang sama dengan tahun darurat militer diumumkan, Marcos Jr berusia 18 tahun pada tahun 1975, setahun setelah ia lulus dari sekolah Worth.

Setelah keluarga Marcos diasingkan pada 1986, Komisi Kepresidenan untuk Pemerintahan yang Baik menemukan bahwa ketiga anak Marcos mendapat manfaat yang signifikan dari apa yang Mahkamah Agung Filipina definisikan sebagai "kekayaan haram" dari keluarga Marcos.

Selain uang sekolah, tunjangan bulanan USD10,000, dan perkebunan yang digunakan Marcos Jr dan Imee Marcos selama studi mereka masing-masing di Wharton dan Princeton, masing-masing anak Marcos diberi satu rumah mewah di daerah Metro Manila, juga seperti di Baguio City, Filipina.

Properti yang secara khusus dikatakan telah diberikan kepada Marcos Jr, termasuk kompleks Wigwam House di Outlook Drive di Baguio City, dan Seaside Mansion Compound di Paranaque.

Selain itu, pada saat ayah mereka digulingkan dari kekuasaan pada 1986, Marcos Jr dan Imee memegang jabatan penting dalam pemerintahan Marcos.

Imee sudah berusia tiga puluh tahun ketika dia diangkat sebagai kepala nasional Barangay Kabataang pada akhir 1970-an, dan dia berusia dua puluhan ketika dia mengambil jabatan wakil gubernur untuk provinsi Ilocos Norte pada 1980, dan kemudian menjadi gubernur provinsi itu dari tahun 1983 sampai Keluarga Marcos diusir dari Malacanang pada 1986.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gempa Guncang Filipina,...
Gempa Guncang Filipina, 15 Orang Tewas
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Bermusuhan dengan China,...
Bermusuhan dengan China, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Anggaran Militernya
Diburu ICC, Sekutu Duterte...
Diburu ICC, Sekutu Duterte Diperingatkan Tak Kabur dari Filipina
Berkonflik dengan Presiden...
Berkonflik dengan Presiden Marcos Jr, Wapres Sara Duterte Terancam Dimakzulkan
Para Pemimpin Asia Tenggara...
Para Pemimpin Asia Tenggara Bahas Cara Hadapi Dampak Perang Iran di KTT ASEAN
Menlu Ungkap Alasan...
Menlu Ungkap Alasan Prabowo Bawa Maung Garuda ke KTT ASEAN Filipina
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Kisah Anjing Lucu Curi...
Kisah Anjing Lucu Curi Perhatian selama Piala Dunia 2026, Punya Arti Spesial buat Pemiliknya
Rekomendasi
Profil Eloy Room, Kiper...
Profil Eloy Room, Kiper Moncer Timnas Curacao yang Cetak Sejarah di Piala Dunia 2026
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
Meriah! Road To Kilau...
Meriah! Road To Kilau Raya MNCTV Guncang Mojokerto dengan Penampilan Inul Daratista dan Happy Asmara
Berita Terkini
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Infografis
Profil Pangkopassus...
Profil Pangkopassus Letjen TNI Djon Afriandi, Jenderal Kopassus Peraih Adhi Makayasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved