Pesawat Rusia Mengebom Sekolah Ukraina, 60 Orang Tewas
Senin, 09 Mei 2022 - 06:20 WIB
loading...
A
A
A
Para petempur juga mengkritik pemerintah Ukraina, dengan mengatakan telah gagal dalam mempertahankan Mariupol. Namun Presiden Volodymyr Zelensky membalas, mengatakan Ukraina tidak memiliki persenjataan berat yang diperlukan untuk membuka blokir kota dan bahwa upaya diplomatiknya sendiri yang telah mengamankan evakuasi semua warga sipil yang terperangkap di dalam pabrik baja.
Komite Palang Merah Internasional (ICRC), yang bertanggung jawab untuk mengoordinasikan evakuasi dari Mariupol bersama PBB, mengatakan 170 warga sipil tiba di kota Zaporizhzhia yang relatif aman dari Mariupol pada hari Minggu.
Dalam sebuah pernyataan, lengan internasional Palang Merah mengatakan operasi empat hari telah dimulai pada 5 Mei, termasuk evakuasi 51 warga sipil dari pabrik baja Azovstal.
Sebelumnya pada Mei, lanjut ICRC, sekitar 500 orang dievakuasi dari Azovstal dan daerah Mariupol ke Zaporizhzhia.
Juga pada hari Minggu, dalam pidato memperingati Perang Dunia Kedua, Presiden Zelensky menuduh Rusia menerapkan rekonstruksi berdarah Nazisme dan mengatakan tentara Rusia meniru kekejaman masa perang.
Rekaman dalam pidato video pemimpin Ukraina itu menunjukkan dia dengan latar belakang bangunan tempat tinggal yang hancur.
Pada saat yang sama, pemerintah Barat terus menunjukkan dukungan mereka untuk perjuangan Ukraina.
Komite Palang Merah Internasional (ICRC), yang bertanggung jawab untuk mengoordinasikan evakuasi dari Mariupol bersama PBB, mengatakan 170 warga sipil tiba di kota Zaporizhzhia yang relatif aman dari Mariupol pada hari Minggu.
Dalam sebuah pernyataan, lengan internasional Palang Merah mengatakan operasi empat hari telah dimulai pada 5 Mei, termasuk evakuasi 51 warga sipil dari pabrik baja Azovstal.
Sebelumnya pada Mei, lanjut ICRC, sekitar 500 orang dievakuasi dari Azovstal dan daerah Mariupol ke Zaporizhzhia.
Juga pada hari Minggu, dalam pidato memperingati Perang Dunia Kedua, Presiden Zelensky menuduh Rusia menerapkan rekonstruksi berdarah Nazisme dan mengatakan tentara Rusia meniru kekejaman masa perang.
Rekaman dalam pidato video pemimpin Ukraina itu menunjukkan dia dengan latar belakang bangunan tempat tinggal yang hancur.
Pada saat yang sama, pemerintah Barat terus menunjukkan dukungan mereka untuk perjuangan Ukraina.
(min)
Lihat Juga :