Iran: Uji Coba Rudal Balistik Prancis Ancaman Bagi Dunia
Minggu, 21 Juni 2020 - 08:19 WIB
loading...
A
A
A
"Le Temeraire yang bertenaga nuklir berhasil menembakkan rudal balistik strategis M51 ke luar Finistère," kata Menteri Pertahanan Florence Parly mengumumkan di akun Twitter-nya yang disitir dari China.org.
Peluncuran ini dilakukan di lepas pantai barat Prancis. Sepanjang fase penerbangannya, rudal itu dilacak dengan radar dan oleh kapal instrumentasi jangkauan rudal Monge (A601), mendarat beberapa ratus kilometer jauhnya di Atlantik Utara. (Baca: Prancis Tembakkan Rudal Balistik Kapal Selam M51 Lintasi Samudra Atlantik )
M51 - yang menggantikan M45 pada 2010 - memiliki berat 52.000 kilogram dengan panjang 12 meter dan diameter 2,3 meter. Jangkauan operasinya dilaporkan 8.000 hingga 10.000 kilometer dengan kecepatan Mach 25. Mesin tiga tahap dari rudal balistik ini secara langsung berasal dari roket pendorong ruang angkasa berbahan bakar propelan padat Ariane 5 Europe.
M51 juga membawa enam hingga sepuluh hulu ledak termonuklir (75) yang dapat ditargetkan secara mandiri dengan target yang dapat ditransfer secara terpisah, yang sejak tahun 2015, telah diganti dengan hulu ledak Tete nucleaire oceanique (TNO atau hulu ledak nuklir. Hulu ledak baru ini dilaporkan bermanuver (Maneuverable Re-entry Vehicle) untuk menghindari potensi pertahanan balistik.
Peluncuran ini dilakukan di lepas pantai barat Prancis. Sepanjang fase penerbangannya, rudal itu dilacak dengan radar dan oleh kapal instrumentasi jangkauan rudal Monge (A601), mendarat beberapa ratus kilometer jauhnya di Atlantik Utara. (Baca: Prancis Tembakkan Rudal Balistik Kapal Selam M51 Lintasi Samudra Atlantik )
M51 - yang menggantikan M45 pada 2010 - memiliki berat 52.000 kilogram dengan panjang 12 meter dan diameter 2,3 meter. Jangkauan operasinya dilaporkan 8.000 hingga 10.000 kilometer dengan kecepatan Mach 25. Mesin tiga tahap dari rudal balistik ini secara langsung berasal dari roket pendorong ruang angkasa berbahan bakar propelan padat Ariane 5 Europe.
M51 juga membawa enam hingga sepuluh hulu ledak termonuklir (75) yang dapat ditargetkan secara mandiri dengan target yang dapat ditransfer secara terpisah, yang sejak tahun 2015, telah diganti dengan hulu ledak Tete nucleaire oceanique (TNO atau hulu ledak nuklir. Hulu ledak baru ini dilaporkan bermanuver (Maneuverable Re-entry Vehicle) untuk menghindari potensi pertahanan balistik.
(ber)
Lihat Juga :