Iran: Uji Coba Rudal Balistik Prancis Ancaman Bagi Dunia

Minggu, 21 Juni 2020 - 08:19 WIB
loading...
Iran: Uji Coba Rudal...
Angkatan Laut Prancis melakukan uji coba rudal balistik berkemampuan nuklir M51. Foto/Express
A A A
TEHERAN - Iran mengaku prihatin dengan uji coba rudal balistik berkemampuan nuklir yang dilakukan Prancis . Teheran menilai tindakan itu tidak konsisten dengan komitmen internasional Prancis.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Abbas Mousavi mengatakan, uji coba yang dilakukan angkatan laut Prancis baru-baru ini terkait generasi baru rudal balistik antar benua M51 yang mampu membawa beberapa hulu ledak nuklir tidak sesuai dengan komitmen Prancis terhadap pelucutan nuklir.

Ia lantas mendesak Prancis untuk sepenuhnya mematuhi kewajiban internasionalnya terkait pelucutan senjata nuklir.

Mousavi mengatakan senjata itu merupakan ancaman bagi perdamaian dan keamanan internasional dan menguji senjata semacam itu melemahkan Perjanjian tentang Non-Proliferasi Senjata Nuklir, yang bertujuan untuk mencegah penyebaran senjata nuklir seperti dilansir dari Times of Israel, Minggu (21/6/2020).

Pada tanggal 12 Juni, Kementerian Angkatan Bersenjata Prancis mengumumkan peluncuran rudal balistik kapal selam (SLBM) M51 yang diluncurkan kapal selam rudal balistik bertenaga nuklir berkelas Triomphant, dari Le Temeraire.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Kembali Serang Iran,...
AS Kembali Serang Iran, IRGC Balas Gempur Pasukan Amerika
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
Update Korban Gempa...
Update Korban Gempa Venezuela: 235 Orang Tewas dan 70.000 Keluarga Terdampak
Heboh, Menteri Perempuan...
Heboh, Menteri Perempuan Swedia Bawa Bayi ke Pertemuan Uni Eropa
Rekomendasi
Peluang Iran Lolos ke...
Peluang Iran Lolos ke Babak 32 Besar Masih Terbuka, Diprediksi Capai 80 Persen
Investor Saham Meningkat,...
Investor Saham Meningkat, Stockbit Andalkan Keamanan Berlapis
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved