AS Kutuk Rencana Israel Perluas Permukiman di Tanah Palestina

Minggu, 08 Mei 2022 - 12:49 WIB
loading...
AS Kutuk Rencana Israel...
AS kutuk rencana Israel perluas permukiman di tanah Palestina. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Pemerintahan Joe Biden mengecam keras rencana Israel untuk membangun permukiman baru di wilayah Palestina yang diduduki setelah para pejabat Israel mengatakan mereka akan menyetujui 4.000 unit rumah baru di Tepi Barat.

Wakil juru bicara Departemen Luar Negeri AS, Jalina Porter, mengatakan bahwa AS mengetahui keputusan Israel untuk mengumumkan langkah tersebut pada 12 Mei.

"Kami sangat menentang perluasan permukiman yang memperburuk ketegangan dan merusak kepercayaan di antara para pihak," kata Porter.

"Program Israel untuk memperluas permukiman sangat merusak prospek solusi dua negara,” imbuh Porter.

Baca juga: Israel Hancurkan Rumah Warga Palestina yang Dituduh Bunuh Pemukim Yahudi

“Pemerintahan Biden sudah jelas sejak awal,” pungkasnya seperti dikutip dari Al Arabiya, Minggu (8/5/2022).

Duta Besar AS untuk Israel Thomas Nides mengatakan kepada Axios bahwa dia dan pejabat pemerintahan Biden lainnya telah menjelaskan kepada pemerintah Israel bahwa pemerintah menentang pembangunan baru di permukiman dan memintanya untuk tidak melanjutkannya.

Laporan Axios juga mengutip para pejabat Israel yang mengatakan kepada rekan-rekan AS bahwa pemerintah Israel yang rapuh dapat runtuh jika permukiman tidak disetujui.

Namun keputusan Israel diperkirakan akan memperburuk ketegangan dan kekerasan yang telah meningkat dalam beberapa pekan terakhir antara Palestina dan Israel. Kompleks Masjid Al-Aqsa Yerusalem telah menjadi tempat bentrokan baru sementara beberapa serangan telah dilakukan terhadap warga sipil Israel.

Baca juga: Pemukim Israel Bakar Mobil-mobil Warga Palestina, Interogasi Pengemudi

Pada hari Kamis, dua warga Palestina membunuh tiga warga Israel dan melukai empat lainnya dalam serangan di dalam wilayah Israel.

Porter pun mengutuk "serangan teroris" dan mengatakan itu sangat keji dilakukan ketika Israel merayakan Hari Kemerdekaannya.

“Kami tetap berhubungan dekat dengan teman dan mitra Israel kami dan berdiri teguh bersama mereka dalam menghadapi serangan ini,” ujarnya.

Baca juga: Aksi Penikaman Warnai Peringatan Hari Kemerdekaan Israel, 3 Tewas

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Rugi Besar Akibat Kalah...
Rugi Besar Akibat Kalah Perang, Trump Minta Tambahan Dana Rp1.572 Triliun
Demi Lindungi Negara-negara...
Demi Lindungi Negara-negara Arab, AS Janjikan Perdamaian Abadi dengan Iran
Badan Intelijen AS Kehilangan...
Badan Intelijen AS Kehilangan Akses ke Alat AI Mythos 5, Apa Pemicunya?
LineShine Jadi Superkomputer...
LineShine Jadi Superkomputer Tercepat di Dunia, China Mampu Kalahkan AS
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Nah, Menteri Israel...
Nah, Menteri Israel Ini Sebut Perdamaian AS-Iran Tak Tahan Lama
Rekomendasi
Keberlangsungan Energi...
Keberlangsungan Energi Listrik vs Dominasi Oligarki Batubara
Sarwendah Undang Ruben...
Sarwendah Undang Ruben Onsu Bertemu 11 Juli, Konflik Keluarga Diharapkan Berakhir Damai
Komisi I Bangga TNI...
Komisi I Bangga TNI Ikut Urus Pertanian, Dave Laksono: Ini Bukan Kembali ke Dwifungsi
Berita Terkini
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
Infografis
10 Negara Penguasa Cadangan...
10 Negara Penguasa Cadangan Logam Tanah Jarang Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved