Petani Ukraina Berisiko Tewas di Ladang yang Dipenuhi Bom
Jum'at, 06 Mei 2022 - 09:00 WIB
loading...
A
A
A
Petani di Ukraina telah menemukan diri mereka di garis depan invasi Rusia yang telah mencemari petak-petak negara dengan ranjau yang tidak meledak, peluru dan roket. Kini mereka menghadapi risiko unik mematikan salah satu perangkat saat mengerjakan ladang.
Baca: Rusia Bunuh 310 Pejuang Ukraina, Hancurkan 36 Peralatan Militer dalam 24 Jam
Polisi mengatakan cedera terakhir terjadi di daerah Kiev di mana seorang petani di desa Gogoliv menabrak ranjau di traktornya saat berada di ladang pada hari Rabu.
Maria Kolesnyk, dengan firma analitik ProAgro Group, mengatakan kepada AFP bahwa sekitar 20 insiden telah dicatat tentang petani yang terkena ledakan persenjataan perang yang tidak disengaja, tetapi tidak jelas berapa banyak kejadian yang berakibat fatal.
"Dalam komunitas agro saat ini, profesi yang paling dicari adalah pencari ranjau. Kami sangat membutuhkan bantuan komunitas internasional karena para profesional Ukraina bekerja 24/7," jelasnya.
Baca: Rusia Bunuh 310 Pejuang Ukraina, Hancurkan 36 Peralatan Militer dalam 24 Jam
Polisi mengatakan cedera terakhir terjadi di daerah Kiev di mana seorang petani di desa Gogoliv menabrak ranjau di traktornya saat berada di ladang pada hari Rabu.
Maria Kolesnyk, dengan firma analitik ProAgro Group, mengatakan kepada AFP bahwa sekitar 20 insiden telah dicatat tentang petani yang terkena ledakan persenjataan perang yang tidak disengaja, tetapi tidak jelas berapa banyak kejadian yang berakibat fatal.
"Dalam komunitas agro saat ini, profesi yang paling dicari adalah pencari ranjau. Kami sangat membutuhkan bantuan komunitas internasional karena para profesional Ukraina bekerja 24/7," jelasnya.
Lihat Juga :