Perubahan Iklim Bisa Picu Pandemi Baru, Indonesia Harus Waspada
Minggu, 01 Mei 2022 - 06:00 WIB
loading...
A
A
A
Studi ini didasarkan pada beberapa asumsi: bahwa dunia akan terus menjadi lebih panas, hewan akan bermigrasi seperti yang diperkirakan, dan patogen yang mereka bawa akan menemukan cara untuk menginfeksi manusia.
"Tidak jelas persis bagaimana virus baru ini dapat mempengaruhi spesies yang terlibat," ungkap rekan penulis Gregory Albery, "tetapi kemungkinan banyak dari mereka akan diterjemahkan ke risiko konservasi baru dan memicu munculnya wabah baru pada manusia."
“Bahkan jika pemanasan global terjadi di bawah ambang 2 derajat, digambarkan sebagai skenario terburuk dalam Perjanjian Paris, limpahan virus di masa depan tetap dapat terjadi,” ujar tim Carlson.
“Ketika kelelawar ekor-bebas Brasil berhasil sampai ke Appalachia, kita harus berinvestasi untuk mengetahui virus apa yang menyertainya,” papar Carlson.
“Mencoba menemukan lompatan tuan rumah ini secara real-time adalah satu-satunya cara kami dapat mencegah proses ini mengarah ke lebih banyak limpahan dan lebih banyak pandemi,” pungkas dia.
"Tidak jelas persis bagaimana virus baru ini dapat mempengaruhi spesies yang terlibat," ungkap rekan penulis Gregory Albery, "tetapi kemungkinan banyak dari mereka akan diterjemahkan ke risiko konservasi baru dan memicu munculnya wabah baru pada manusia."
“Bahkan jika pemanasan global terjadi di bawah ambang 2 derajat, digambarkan sebagai skenario terburuk dalam Perjanjian Paris, limpahan virus di masa depan tetap dapat terjadi,” ujar tim Carlson.
“Ketika kelelawar ekor-bebas Brasil berhasil sampai ke Appalachia, kita harus berinvestasi untuk mengetahui virus apa yang menyertainya,” papar Carlson.
“Mencoba menemukan lompatan tuan rumah ini secara real-time adalah satu-satunya cara kami dapat mencegah proses ini mengarah ke lebih banyak limpahan dan lebih banyak pandemi,” pungkas dia.
(sya)
Lihat Juga :