Gelombang Panas Hantam Asia Selatan, Pakistan dan India Paling Terdampak
Sabtu, 30 April 2022 - 21:25 WIB
loading...
A
A
A
Lebih dari satu miliar orang berisiko terkena dampak terkait panas di wilayah tersebut. Para ilmuwan telah memperingatkan, menghubungkan awal musim panas yang intens dengan perubahan iklim. “Untuk pertama kalinya dalam beberapa dekade, Pakistan pergi dari musim dingin ke musim panas tanpa musim semi,” kata Rehman.
Baca: BMKG Pastikan Informasi Fenomena Gelombang Panas Ancam Indonesia Hoaks
Pemerintah juga telah mengatakan kepada otoritas penanggulangan bencana provinsi untuk segera bersiap menghadapi risiko banjir bandang di provinsi pegunungan utara karena pencairan glasial yang cepat, kata Rehman.
Gletser di pegunungan Himalaya, Hindu Kush dan Karkoram telah mencair dengan cepat, menciptakan ribuan danau glasial di Pakistan utara, sekitar 30 di antaranya berisiko terkena banjir berbahaya yang tiba-tiba, kata kementerian perubahan iklim, menambahkan sekitar 7 juta orang rentan.
Seorang ilmuwan senior di Departemen Meteorologi India mengatakan pada hari Jumat, kondisi panas akan bertahan setidaknya selama tiga hari ke depan, tetapi suhu akan turun setelah datangnya musim hujan, yang diperkirakan di beberapa bagian pada bulan Mei.
Baca: BMKG Pastikan Informasi Fenomena Gelombang Panas Ancam Indonesia Hoaks
Pemerintah juga telah mengatakan kepada otoritas penanggulangan bencana provinsi untuk segera bersiap menghadapi risiko banjir bandang di provinsi pegunungan utara karena pencairan glasial yang cepat, kata Rehman.
Gletser di pegunungan Himalaya, Hindu Kush dan Karkoram telah mencair dengan cepat, menciptakan ribuan danau glasial di Pakistan utara, sekitar 30 di antaranya berisiko terkena banjir berbahaya yang tiba-tiba, kata kementerian perubahan iklim, menambahkan sekitar 7 juta orang rentan.
Seorang ilmuwan senior di Departemen Meteorologi India mengatakan pada hari Jumat, kondisi panas akan bertahan setidaknya selama tiga hari ke depan, tetapi suhu akan turun setelah datangnya musim hujan, yang diperkirakan di beberapa bagian pada bulan Mei.
Lihat Juga :