Komandan Chechnya Sebut Kadyrov Pengkhianat yang Dibeli Putin

Kamis, 28 April 2022 - 21:03 WIB
loading...
A A A
“Pada awal invasi (Rusia), kami dikerahkan di pinggiran Kiev,” kata Mansur, seraya menambahkan bahwa mereka dipindahkan saat pertempuran semakin intensif dan diberi posisi garis depan.

Mereka sekarang hadir di kota pelabuhan Mariupol yang terkepung dan daerah lain di mana pertempuran terus meningkat yang tidak dapat diungkapkannya.

“Kami memiliki sekitar 100 pejuang dan kami melakukan operasi khusus seperti memasang ranjau, serangan taktis, penyergapan, dan kami juga mengamankan posisi tertentu,” jelasnya.

Komandan itu juga mengatakan bahwa ada “beberapa orang Arab” dan Muslim yang telah bergabung dalam pertempuran bersama Ukraina dan dua batalion Chechnya.

Baca juga: Pemimpin Chechnya: Lebih dari 1.000 Marinir Ukraina Menyerah di Mariupol

“Ada beberapa orang Arab yang saya tidak kenal secara pribadi di antara jajaran berbagai brigade dan batalion Angkatan Darat Ukraina. Sebagian besar dari mereka tinggal di Ukraina sebelum perang saat ini,” ungkap Mansur.

Banyak dari mereka termasuk orang-orang dari Uzbekistan, Azerbaijan, dan Georgia antara lain.

“Selain itu, banyak warga Ukraina yang masuk Islam,” katanya.

“Semua sukarelawan yang berjuang bersama Ukraina harus melalui pemeriksaan izin keamanan oleh Badan Intelijen Ukraina," lanjut Mansur.

“Banyak yang mencoba menyusup ke barisan kami, terutama mereka yang berafiliasi dengan Rusia, di samping beberapa anak buah Kadyrov, dan yang lainnya dari organisasi yang berbeda,” ungkapnya.

Sementara komandan tidak secara eksplisit mengungkapkan pendapatnya tentang al-Qaeda atau ISIS, ia mengesampingkan dugaan hubungan antara batalionnya dan ISIS.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Finlandia Izinkan Wilayahnya...
Finlandia Izinkan Wilayahnya Jadi Lokasi Pengerahan Senjata Nuklir NATO, Rusia Terancam
Rudal Ukraina Hancurkan...
Rudal Ukraina Hancurkan Pabrik Senjata Rusia
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
AS-Iran Saling Serang,...
AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran
Rekomendasi
Jelang Hari Bhayangkara...
Jelang Hari Bhayangkara Ke-80, Polda Riau Tuntaskan 110 Jembatan Merah Putih Presisi
Aljazair dan Austria...
Aljazair dan Austria Lolos Dramatis usai Bermain Imbang 3-3 di Laga Penuh Drama
Potongan Aplikator 8%...
Potongan Aplikator 8% Hanya untuk Ojol Bukan Taksi Online, Begini Kata Menhub
Berita Terkini
Pembangkang China Ini...
Pembangkang China Ini Kabur ke Korea Selatan dengan Perahu Karet, Sekarang Muncul di Kanada
Iran Tuduh AS Khianati...
Iran Tuduh AS Khianati Perjanjian Damai saat Kedua Pihak Saling Serang
AS Serang 10 Target...
AS Serang 10 Target di Iran, IRGC Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
6 Teroris Ditembak Mati...
6 Teroris Ditembak Mati usai Serang Markas Rangers Pakistan, 4 Tentara Juga Tewas
6 Pesawat Pengebom Nuklir...
6 Pesawat Pengebom Nuklir China dan Rusia Manuver Gabungan Dekati Jepang
Xi Jinping dan Akhir...
Xi Jinping dan Akhir dari Narasi Kebangkitan Damai China
Infografis
Profil Letjen TNI (Purn)...
Profil Letjen TNI (Purn) Setyo Sularso yang Dikait-kaitkan dengan Tiyo UGM
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved