Jenderal Top AS: NATO Model yang Cukup Bagus untuk Asia-Pasifik

Kamis, 28 April 2022 - 03:31 WIB
loading...
A A A
Laporan penting yang dirilis Gedung Putih pada Februari dan berjudul "Strategi Indo-Pasifik Amerika Serikat," mengatakan, “AS akan membela kepentingan kita, mencegah agresi militer terhadap negara kita sendiri dan sekutu dan mitra kita, termasuk melintasi Selat Taiwan.”

Pekan lalu, Presiden China Xi Jinping mengumumkan “Inisiatif Keamanan Global” sebagai penolakan terhadap Strategi Indo-Pasifik AS.

Inisiatif yang didukung Beijing, yang katanya sudah “diimplementasikan”, “menentang pemisahan” kawasan Asia-Pasifik.

NATO, di sisi lain, April ini mengundang para menteri luar negeri Australia, Jepang, Selandia Baru, dan Korea Selatan ke pertemuan para menteri luar negerinya.

Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg mengatakan aliansi militer akan "memperdalam kerja sama" dengan empat negara dengan “Konsep Strategis” yang baru (rencana 10 tahun) untuk melawan pengaruh Beijing yang semakin besar.

Sementara itu, di kawasan Asia-Pasifik, tumbuh perselisihan antara China dan sekutu AS seperti Australia atas kerja sama keamanan Beijing dengan Kepulauan Solomon.

PM Australia Scott Morrison memperingatkan pangkalan militer China yang potensial di Kepulauan Solomon akan menjadi "garis merah" untuk Canberra dan Washington.

Beijing telah menolak klaim bahwa mereka ingin mendirikan pangkalan di wilayah tersebut.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Pesona China yang Berbeda:...
Pesona China yang Berbeda: Eksplor Keunikan Infrastruktur Chongqing dan Alam Zhangjiajie
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Pertamina Pangkas 124...
Pertamina Pangkas 124 Anak Usaha, Ada yang di Merger hingga Likuidasi
Traveloka Gelar Schooliday...
Traveloka Gelar Schooliday Sale, 46% Wisatawan RI Prioritaskan Biaya
Demo Rawamangun Menggugat...
Demo Rawamangun Menggugat Kelar, Aliansi UNJ Melawan Bubarkan Diri
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
Jenderal yang Berani...
Jenderal yang Berani Tolak Permintaan AS Memulai Perang Dunia III
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved