Rusia Hancurkan Sejumlah Besar Senjata yang Dipasok Barat di Ukraina
Rabu, 27 April 2022 - 22:41 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Inggris Ungkap Sejumlah Hadiah Baru untuk Ukraina
Pada Senin, Moskow mengumumkan penghancuran enam pusat kereta api di Ukraina barat, dengan mengatakan mereka digunakan untuk mengirimkan "senjata asing dan perangkat keras militer ke pasukan Ukraina."
Rusia telah berulang kali memperingatkan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya di Inggris dan Uni Eropa (UE) agar tidak mengirim bantuan mematikan ke Ukraina, dengan mengatakan itu hanya mengacaukan situasi dan menghambat prospek perdamaian.
“Senjata-senjata ini akan menjadi target yang sah bagi Angkatan Bersenjata Rusia,” tegas Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov pada Selasa.
“Gudang, termasuk di barat Ukraina, telah menjadi target lebih dari sekali. Bagaimana lagi? NATO pada dasarnya akan berperang dengan Rusia melalui proxy dan mempersenjatai proxy itu. Perang berarti perang,” ujar dia.
Tetapi anggota NATO, yang telah mempersenjatai Kiev dengan sistem rudal anti-tank dan anti-pesawat, kendaraan lapis baja, howitzer, dan senjata lainnya, tidak menunjukkan tanda-tanda akan mundur.
Pada Senin, AS mengatakan telah mengadakan pertemuan 40 negara di Pangkalan Udara Ramstein di Jerman untuk membahas bagaimana membantu Kiev lebih lanjut dalam konfliknya dengan Moskow.
Pada Senin, Moskow mengumumkan penghancuran enam pusat kereta api di Ukraina barat, dengan mengatakan mereka digunakan untuk mengirimkan "senjata asing dan perangkat keras militer ke pasukan Ukraina."
Rusia telah berulang kali memperingatkan Amerika Serikat (AS) dan sekutunya di Inggris dan Uni Eropa (UE) agar tidak mengirim bantuan mematikan ke Ukraina, dengan mengatakan itu hanya mengacaukan situasi dan menghambat prospek perdamaian.
“Senjata-senjata ini akan menjadi target yang sah bagi Angkatan Bersenjata Rusia,” tegas Menteri Luar Negeri (Menlu) Rusia Sergey Lavrov pada Selasa.
“Gudang, termasuk di barat Ukraina, telah menjadi target lebih dari sekali. Bagaimana lagi? NATO pada dasarnya akan berperang dengan Rusia melalui proxy dan mempersenjatai proxy itu. Perang berarti perang,” ujar dia.
Tetapi anggota NATO, yang telah mempersenjatai Kiev dengan sistem rudal anti-tank dan anti-pesawat, kendaraan lapis baja, howitzer, dan senjata lainnya, tidak menunjukkan tanda-tanda akan mundur.
Pada Senin, AS mengatakan telah mengadakan pertemuan 40 negara di Pangkalan Udara Ramstein di Jerman untuk membahas bagaimana membantu Kiev lebih lanjut dalam konfliknya dengan Moskow.
Lihat Juga :