Sambil Gempur Ukraina, Rusia Produksi Massal Sistem Rudal Canggih S-500

Rabu, 27 April 2022 - 00:18 WIB
loading...
A A A
“Tentunya, kami tidak mengungkap perincian pasokan, tetapi harus dijelaskan bahwa Polandia adalah negara yang, tepat setelah AS, mengirimkan senjata paling banyak ke Ukraina. Perdana Menteri Mateusz Morawiecki mengatakan sebelumnya, 7 miliar zlotys, atau sekitar USD1,6 miliar. Ini adalah biaya dukungan militer kami di Ukraina,” kata Dworczyk kepada radio Polandia, RMF FM, seraya menambahkan bahwa dalam beberapa jenis senjata, Polandia memimpin.

Setelah Rusia melancarkan operasi militernya di Ukraina, AS dan sekutunya bergegas mengirimkan persenjataan dan peralatan militer bernilai miliaran dolar ke Ukraina.

Sejauh ini, Washington telah memberikan USD1,7 miliar bantuan militer ke Kiev, di mana Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berjanji untuk mengirim lebih banyak selama kunjungan hari Minggu ke negara itu dengan Menteri Pertahanan AS Lloyd Austin.

Blinken mengatakan AS bermaksud untuk mengalokasikan USD713 juta lagi dalam bantuan militer asing ke Ukraina dan lebih dari selusin negara lain, bagi mereka untuk membeli senjata baru untuk cadangan mereka atau untuk mengompensasi senjata yang diberikan ke Ukraina.

Rusia telah berulang kali mengecam aliran senjata yang terus-menerus ke Ukraina dari Barat, dengan mengatakan bahwa hal itu menambah bahan bakar ke api dan menggagalkan proses negosiasi.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova mengatakan pekan lalu bahwa kementeriannya telah mengeluarkan catatan kepada semua negara yang menyediakan senjata mematikan untuk Ukraina.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Zelensky Pecat Menhan...
Zelensky Pecat Menhan Ukraina di Tengah Perang Melawan Rusia, Menhan ke-4 yang Didepak
Rusia: Serangan Drone...
Rusia: Serangan Drone Ukraina Tewaskan Kepala Insinyur Pembangkit Nuklir Terbesar Eropa
Wakil PM Italia Sebut...
Wakil PM Italia Sebut Rusia Bukan Ancaman Utama bagi Eropa, tapi Siapa?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Juni Jadi Bulan Paling...
Juni Jadi Bulan Paling Mematikan bagi Ukraina sejak 2022, Apa Pemicunya?
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
UE Putar Haluan Kembali...
UE Putar Haluan Kembali ke Pelukan Rusia, Rogoh Dana Raksasa Rp123 Triliun demi LNG
Heboh! Polisi Geledah...
Heboh! Polisi Geledah Rumah Eks Wamen, 375 Kg Emas Batangan Ditemukan
Trump: Iran Sebaiknya...
Trump: Iran Sebaiknya Bersikap Baik!
Rekomendasi
Begini Respons Pihak...
Begini Respons Pihak Ruben Onsu Usai Giorgio Antonio Beri Klarifikasi di Medsos
BNPB: Karhutla Landa...
BNPB: Karhutla Landa Tiga Daerah, Terparah di Banjarbaru Kalsel
Baru Pertama Kali Debut...
Baru Pertama Kali Debut Akting, Axelo langsung Dipercaya Jadi Pemeran Antagonis
Berita Terkini
Media China Gambarkan...
Media China Gambarkan Orang Filipina sebagai Monyet, Manila Marah
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Infografis
Balas Ukraina, Rudal...
Balas Ukraina, Rudal Rusia Tewaskan 13 Orang di Zaporizhzhia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved