Sambil Gempur Ukraina, Rusia Produksi Massal Sistem Rudal Canggih S-500

Rabu, 27 April 2022 - 00:18 WIB
loading...
A A A
Dan pada bulan Oktober, brigade S-500 pertama dikerahkan oleh Pasukan Khusus Ke-15 Angkatan Udara Rusia untuk menutupi Moskow dan Kawasan Industri Pusat negara itu.

Jangkauan operasional S-500 adalah sekitar 370 mil di mana ia dilaporkan dapat mendeteksi dan secara bersamaan melawan hingga 10 hulu ledak ICBM terminal supersonik balistik yang terbang dengan kecepatan hingga 4,34 mil (7 kilometer) per detik.

Selain menyediakan pertahanan udara taktis di medan perang, sistem mobile S-500 Prometheus dianggap sebagai salah satu yang paling canggih di dunia, yang dilaporkan mampu menghancurkan tembakan rudal hipersonik yang saat ini sedang dikembangkan oleh berbagai negara.

Analis Rusia mengeklaim bahwa S-500 bahkan dapat menargetkan satelit di orbit rendah Bumi dan pesawat siluman generasi kelima, selain target utama rudal jelajah dan balistik.

Selain itu, kemampuan bertahan sistem ini diduga ditingkatkan dengan ketahanannya yang tinggi terhadap interferensi elektronik.

S-500 dikembangkan oleh Almaz-Antey Air Defense Concern untuk menggantikan sistem rudal A-135 yang sudah tua yang saat ini digunakan. Ini dianggap sebagai langkah maju dari S-400 Triumf tetapi akan melengkapi platform itu daripada menggantikannya.

Pengumuman tentang produksi massal S-500 muncul ketika perang Rusia di Ukraina terus berlanjut. Kiev juga terus dipasok senjata oleh negara-negara NATO.

Polandia menempati urutan kedua setelah Amerika Serikat dalam jumlah persenjataan yang dipasok ke Ukraina di tengah operasi militer Rusia. Hal itu dikonfirmasi Kepala Kanselir Perdana Menteri Polandia, Michal Dworczyk, pada Senin.

Pada hari Sabtu, Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki mengeklaim bahwa Warsawa memasok Kiev dengan berbagai senjata, termasuk peralatan anti-pesawat dan anti-armor serta senjata berat dan amunisi, untuk memungkinkannya melawan Rusia. Dia mengatakan bantuan militer Polandia ke Ukraina sekarang melebihi USD1,6 miliar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Serangan Drone Terbesar...
Serangan Drone Terbesar Ukraina Membakar Kilang Minyak Moskow, Rusia Janji Balas Dendam
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Israel Bom Lebanon,...
Israel Bom Lebanon, Iran Murka Bakal Kembali Tutup Selat Hormuz
Trump: Kemampuan Militer...
Trump: Kemampuan Militer Iran Jauh Melemah
Rekomendasi
Perkuat Nasionalisme,...
Perkuat Nasionalisme, TNI Gelar Nobar Kebangsaan Piala Dunia 2026 di 1.500 Lokasi
Insiden Tutup Mulut...
Insiden Tutup Mulut di Piala Dunia 2026: Messi Kebal Kartu Merah?
Euforia Suporter Memuncak,...
Euforia Suporter Memuncak, Meksiko Siap Rem Penjualan Alkohol
Berita Terkini
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Israel Melakukan Segala...
Israel Melakukan Segala Cara untuk Menggagalkan Perundingan AS dan Iran
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Ini 3 Kemewahan Jet...
Ini 3 Kemewahan Jet Mewah Qatar untuk Armada Air Force One Donald Trump
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved