Ankara Kecam AS Standar Ganda pada Pembelian S-400 oleh Turki dan India
Senin, 25 April 2022 - 18:33 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Israel Mengaku Tak Berencana Membagi Kompleks Masjid Al Aqsa di Yerusalem
Namun, ketika India mulai menerima pengiriman S-400-nya sendiri pada Desember 2021, AS tidak melakukan pembatasan serupa terhadap Delhi.
Namun Menhan Turki menyatakan keyakinannya bahwa masalah S-400 Turki yang telah berulang kali dikatakan Ankara tidak dapat dinegosiasikan sebagai masalah pertahanan nasional negara itu, adalah masalah “yang dapat diselesaikan,” serupa dengan masalah F -35.
Masalah yang paling penting dalam hubungan bilateral adalah dukungan AS untuk YPG, unit pertahanan rakyat Kurdi Suriah yang beroperasi di utara dan timur Suriah. Turki menganggap YPG sebagai teroris.
Mengomentari kemajuan yang dicapai dalam negosiasi pembelian F-16 dari AS, Akar mengatakan kehati-hatian diperlukan, karena kesepakatan akan memerlukan persetujuan dari Kongres, dan anggota parlemen AS dapat “menggunakan masalah S-400 sebagai alasan” untuk memblokir pengiriman pesawat-pesawat itu juga.
Menteri Pertahanan Turki juga menyatakan harapan tentang kesepakatan pembelian sistem pertahanan udara bergerak Aster 30 SAMP-T.
Menhan Turki juga menjelaskan, dia dan menteri pertahanan Prancis dan Italia dapat bertemu untuk membahas produksi bersama platform tersebut.
Namun, ketika India mulai menerima pengiriman S-400-nya sendiri pada Desember 2021, AS tidak melakukan pembatasan serupa terhadap Delhi.
Namun Menhan Turki menyatakan keyakinannya bahwa masalah S-400 Turki yang telah berulang kali dikatakan Ankara tidak dapat dinegosiasikan sebagai masalah pertahanan nasional negara itu, adalah masalah “yang dapat diselesaikan,” serupa dengan masalah F -35.
Masalah yang paling penting dalam hubungan bilateral adalah dukungan AS untuk YPG, unit pertahanan rakyat Kurdi Suriah yang beroperasi di utara dan timur Suriah. Turki menganggap YPG sebagai teroris.
Mengomentari kemajuan yang dicapai dalam negosiasi pembelian F-16 dari AS, Akar mengatakan kehati-hatian diperlukan, karena kesepakatan akan memerlukan persetujuan dari Kongres, dan anggota parlemen AS dapat “menggunakan masalah S-400 sebagai alasan” untuk memblokir pengiriman pesawat-pesawat itu juga.
Menteri Pertahanan Turki juga menyatakan harapan tentang kesepakatan pembelian sistem pertahanan udara bergerak Aster 30 SAMP-T.
Menhan Turki juga menjelaskan, dia dan menteri pertahanan Prancis dan Italia dapat bertemu untuk membahas produksi bersama platform tersebut.
Lihat Juga :