Hamas Kutuk Kebijakan Israel Batasi Pengunjung Gereja Yerusalem

Minggu, 24 April 2022 - 05:32 WIB
loading...
Hamas Kutuk Kebijakan...
Hamas Kutuk Kebijakan Israel Batasi Pengunjung Gereja Yerusalem. FOTO/Reuters
A A A
YERUSALEM - Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas , pada Jumat (22/4/2022) mengutuk Israel karena membatasi jumlah umat Kristen yang diizinkan untuk mengunjungi Gereja Makam Suci untuk upacara Api Kudus.

"Kami mengutuk keputusan Mahkamah Agung pendudukan Israel untuk membatasi jumlah orang Kristen yang diizinkan mengunjungi Gereja Makam Suci untuk upacara Api Kudus," kata pernyataan Hamas, seperti dikutip dari Middle East Monitor.

Baca: Gereja-gereja Kristen Yerusalem Melawan Penjajah Yahudi Israel

"Ini adalah preseden sejarah bahwa pendudukan Israel memungkinkan pengadilan untuk secara langsung campur tangan dalam pengelolaan urusan agama bagi rakyat Palestina," tambah pernyataan itu.

Ditambahkan pula, kebijakan ini mencerminkan "sifat rasis" Israel dan "menolak klaimnya untuk melestarikan kebebasan beribadah bagi semua orang."

Hamas juga menambahkan bahwa tindakan ini mengungkapkan kebenaran di balik rencana Israel untuk sepenuhnya mengambil alih kota suci dalam pelanggaran terang-terangan terhadap hukum dan resolusi internasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
Prabowo Tegaskan Dukungan...
Prabowo Tegaskan Dukungan untuk Palestina Tak Bisa Ditawar!
WHO: Wabah Ebola Telah...
WHO: Wabah Ebola Telah Tewaskan Lebih dari 1.000 Orang di RD Kongo dan Uganda
Iran Serang Fasilitas...
Iran Serang Fasilitas CIA di Arab Saudi dan Irak, AS Curiga Rusia Terlibat
Rekomendasi
Serial My Chef In Crime...
Serial My Chef In Crime Segera Tayang di VISION+, Gabungkan Misteri Kriminal dengan Dunia Kuliner
Wajah Baru Lotte Mart...
Wajah Baru Lotte Mart Wholesale Serang Tawarkan Pengalaman Belanja dan Kuliner dalam Satu Destinasi
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Berita Terkini
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Wali Kota Sadiq Khan...
Wali Kota Sadiq Khan Sebut Netanyahu Pelaku Genosida dan Tidak Diterima di London
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved