Pensiunan Jenderal AS Ini Ditunjuk Jadi Koordinator Senjata untuk Ukraina

Sabtu, 23 April 2022 - 21:08 WIB
loading...
A A A
Kabar pengangkatannya datang sehari setelah Biden mengumumkan dia akan mengirim lagi USD800 juta senjata dan amunisi ke Ukraina, termasuk 72 artileri yang ditarik untuk melengkapi 18 yang dikirim sebelumnya. Ini hampir menghabiskan otorisasi kongres untuk USD3,5 miliar senjata dari inventaris AS, Gedung Putih mengatakan pada hari Jumat, menambahkan bahwa Biden akan meminta dana tambahan minggu depan.

Baca juga: Kapal Perang Moskva Tenggelam, Rusia Akui 1 Awak Tewas dan 27 Hilang

Sejumlah senator AS memuji penunjukan Wolff, menggambarkannya sebagai respons Biden atas permintaan mereka untuk menempatkan seseorang yang bertanggung jawab atas program tersebut, dibuat dalam surat minggu lalu.

Tidak jelas apakah Wolff, dalam kapasitasnya sebagai wakil utusan untuk koalisi anti-ISIS, memiliki andil dalam program AS untuk mengirim senjata dalam jumlah besar kepada militan Suriah, apakah milisi SDF pimpinan Kurdi atau apa yang disebut pemerintah AS sebagai “pemberontak moderat” – kelompok yang berafiliasi dengan Al-Qaeda yang berusaha menggulingkan pemerintah di Damaskus.

Menteri Pertahanan AS saat ini Lloyd Austin adalah seorang jenderal angkatan darat yang bertanggung jawab atas Komando Pusat pada saat itu, dan bersaksi kepada Kongres tentang hasil yang tidak memuaskan dari program senjata pada Oktober 2015. Dia kemudian melobi untuk memulai kembali upaya tersebut, meminta dana senilai USD600 juta untuk 2016. Utusan AS berikutnya untuk koalisi membual tentang memicu "situasi berbahaya" di Suriah untuk Rusia, yang mengirim pasukan pada 2015 untuk membantu Damaskus melawan ISIS dan teroris lainnya.

Sementara SDF saat ini mengendalikan sebagian besar Suriah, di mana sekitar 2.000 tentara AS hadir tanpa izin internasional, "pemberontak moderat" telah direduksi menjadi kantong di utara, di bawah pendudukan oleh pasukan Turki.

Baca juga: Sekjen PBB Menuju Moskow, Bahas Krisis Ukraina dengan Putin
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Dominasi Pizza Hut Memudar...
Dominasi Pizza Hut Memudar hingga Dilego Pemilik Rp47,8 Triliun
Rekomendasi
Dokter Tifa Pakai Kursi...
Dokter Tifa Pakai Kursi Roda hingga Dibopong usai Pemeriksaan Kesehatan di RS Polri
Indonesia Perkuat Regenerasi...
Indonesia Perkuat Regenerasi Atlet demi Kuasai Panggung MMA Asia
Di Hadapan Mahasiswa,...
Di Hadapan Mahasiswa, Dasco Telepon Nanik dan Bahlil
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved