Si Cantik Alina Kabaeva yang Disebut Kekasih Putin Akhirnya Muncul

Sabtu, 23 April 2022 - 07:16 WIB
loading...
Si Cantik Alina Kabaeva...
Alina Kabaeva (kanan), wanita cantik Rusia yang disebut-sebut sebagai kekasih Presiden Rusia Vladimir Putin, muncul di depan publik untuk pertama kalinya sejak invasi Rusia ke Ukraina. Foto/Instagram/@ekaterina_sirotina_of
A A A
MOSKOW - Alina Kabaeva , wanita cantik yang disebut-sebut sebagai kekasih Presiden Rusia Vladimir Putin akhirnya muncul di depan publik di Moskow baru-baru ini. Itu adalah penampilan publik pertamanya sejak Rusia menginvasi Ukraina.

Page Six pada bulan lalu melaporkan bahwa mantan pesenam ritmik juara Olimpiade itu bersembunyi dengan anak-anak, yang diklaim media-media Barat sebagai hasil hubungannya dengan Putin, di sebuah vila yang sangat aman di Swiss, dekat perbatasan Prancis, selama invasi Rusia.

Tapi dia muncul minggu ini—setelah dikabarkan menjalani operasi plastik wajah—pada latihan pertama Festival of Alina Kabaeva, sebuah acara senam ritmik junior di VTB Arena Moskow.

Menurut laporan Newsweek, acara yang dinamai sesuai namanya itu akan berlangsung Sabtu (23/4/2022).

Ekaterina Sirotina, pelatih kepala tim senam ritmik nasional junior negara itu, memposting gambar Kabaeva yang berusia 38 tahun di Instagram saat latihan.

Baca juga: Swiss Didesak Usir Wanita Cantik yang Dituding Jadi Pacar Putin

“Hari latihan pertama #FestivalofAlinaKabaeva,” tulis Sirotina, yang juga salah satu direktur festival.

Kabaeva terakhir terlihat di depan umum pada bulan Desember, ketika dia muncul di arena yang sama untuk berpartisipasi dalam upacara pembukaan turnamen senam ritmiknya “Heavenly Grace".

Seorang sumber mengatakan kepada Page Six pada bulan Maret bahwa ketika Kabaeva kemudian berada di Swiss, di mana dia menghadapi pengusiran oleh publik karena invasi Rusia, teman-temannya memintanya untuk pergi ke Moskow untuk membujuk Putin agar mengakhiri perang.

"Dia tampaknya tidak mendengarkan siapa pun, tetapi mungkin dia mungkin mendengarkannya," kata sumber tersebut tentang Kabaeva, yang oleh para kritikus digambarkan sebagai "istri seorang diktator delusi" yang disamakan dengan Eva Braun-nya Hitler.

“Putin dikelilingi oleh cincin keamanan. Alina mengatakan dia tidak tahu apakah dia bisa mendapatkannya--dan bahkan jika dia melakukannya, dia tidak tahu apakah dia bisa keluar lagi untuk bersama anak-anak mereka," imbuh sumber tersebut.

Mantan atlet Olimpiade itu dilaporkan memiliki empat anak—dua laki-laki dan perempuan kembar—dengan Putin (69), meskipun keduanya tidak pernah secara resmi mengonfirmasinya.

Menurut seorang sumber, anak-anak itu diduga lahir di Swiss dan semuanya memiliki paspor Swiss. Sedangkan Kabaeva didudga memegang paspor dengan sejumlah nama dan kebangsaan yang berbeda.

Kabaeva adalah salah satu atlet paling berprestasi dalam sejarah senam ritmik, dengan dua medali Olimpiade, 14 medali Kejuaraan Dunia, dan 21 medali Kejuaraan Eropa.

Tekanan internasional meningkat untuk melucuti medalinya.

Kabaeva kemudian menjadi anggota Parlemen yang pro-Kremlin selama delapan tahun.

Pada tahun 2014, dia diangkat ke dewan National Media Group milik negara—dengan gaji yang dilaporkan sebesar USD10,5 juta per tahun. Kelompok media tersebut saat ini menyebarkan informasi versi Kremlin kepada warga Rusia tentang perang di Ukraina.

Tetapi tidak seperti orang Rusia lainnya di lingkaran dalam Putin, Kabaeva belum diberi sanksi oleh Barat.

“Tolong pertimbangkan [membuangnya dari Swiss] terutama dengan latar belakang sanksi yang dijatuhkan padanya sebagai eksekutif puncak media propaganda Rusia,” bunyi petisi umum yang ditandatangani oleh puluhan ribu orang yang mendesak pengusirannya dari Swiss bulan lalu.

Juga dilaporkan bahwa Putin telah menyembunyikan istri pertamanya, mantan pramugari Lyudmila Shkrebneva, dan dua putri mereka di sebuah bunker berteknologi tinggi di Siberia.

Bunker di Pegunungan Altai dirancang untuk perlindungan dari perang nuklir, menurut ilmuwan politik Valery Solovey.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Runtuhkan Dolar AS,...
Runtuhkan Dolar AS, Putin Kumpulkan 11 Pemimpin ASEAN Termasuk Indonesia
Jelang Penandatanganan...
Jelang Penandatanganan di Jenewa, AS Rahasiakan Nota Kesepahaman Iran dari Israel
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
MyPertamina Gelar Program...
MyPertamina Gelar Program Pesta Bola, Tingkatkan Engagement melalui Ekosistem Digital
Insentif Motor Listrik...
Insentif Motor Listrik Ditunda Satu Bulan, Menko Airlangga: Masih Dikaji
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Keterbatasan Strategis...
Keterbatasan Strategis USS Abraham Lincoln: Si ’Benteng Terapung’ yang Tidak Kebal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved