Putin: Kiev Cegah Pasukan Ukraina di Pabrik Azovstal untuk Menyerah

Sabtu, 23 April 2022 - 00:01 WIB
loading...
A A A
Selama percakapannya dengan Michel, presiden Rusia “berbicara tentang langkah-langkah yang terkait dengan perlindungan penduduk sipil, pembukaan harian koridor kemanusiaan dan pengumuman gencatan senjata untuk memberikan evakuasi warga sipil yang aman dari zona pertempuran.”

Putin juga “telah menarik perhatian pada pernyataan tidak bertanggung jawab oleh perwakilan UE tentang perlunya menyelesaikan situasi di Ukraina dengan cara militer, serta blok yang mengabaikan banyak kejahatan perang yang dilakukan oleh pasukan keamanan Ukraina.”

Presiden Rusia juga mencatat, “Brussels dapat mempengaruhi otoritas Kiev untuk memaksa mereka berhenti melakukan penembakan besar-besaran terhadap pemukiman Donbass dan pelanggaran berat lainnya terhadap hukum humaniter internasional.”

Ini terjadi setelah Kementerian Pertahanan Rusia (MoD) menunjukkan kesiapannya mengumumkan gencatan senjata setiap saat untuk mengevakuasi kemungkinan warga sipil dari pabrik baja Azovstal di Mariupol.

Kepala pusat kendali pertahanan nasional Kementerian Pertahanan Rusia Mikhail Mizintsev mengatakan kepada wartawan pada Jumat (22/4/2022) bahwa dimulainya gencatan senjata di sekitar pabrik Azovstal akan dipertimbangkan saat militer Ukraina, yang saat ini dikepung di pabrik, mengibarkan bendera putih.

“Awal sebenarnya dari jeda kemanusiaan adalah ketika bendera putih dikibarkan oleh formasi bersenjata Ukraina di seluruh perimeter atau ke arah tertentu Azovstal. Jika tanda-tanda seperti itu ditemukan di salah satu arah pabrik metalurgi Azovstal, angkatan bersenjata Rusia dan Republik Rakyat Donetsk akan segera menghentikan permusuhan dan menyediakan akses aman ke tempat berkumpulnya konvoi kemanusiaan,” papar Mizintsev.

Dia menambahkan bahwa sejak awal permusuhan, 1.844 tentara Ukraina telah menyerah di Mariupol, dan lebih dari 143.000 warga sipil, termasuk 341 orang asing, telah dievakuasi dari kota.

Kepala pusat kendali pertahanan nasional Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan semuanya aman dan sehat, dan bahwa mereka menerima “perawatan medis yang memenuhi syarat” jika diperlukan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Mudah Emosi dan Defensif?...
Mudah Emosi dan Defensif? Ternyata Kurang Tidur Bisa Jadi Penyebab Utamanya
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Penyesuaian Tarif PNBP...
Penyesuaian Tarif PNBP Berkeadilan, Tarif Merek UMKM Tetap dan Pendaftaran Hak Cipta Lagu Gratis
Berita Terkini
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Infografis
Pemprov DKI Jakarta...
Pemprov DKI Jakarta Larang Ondel-ondel Digunakan untuk Ngamen di Jalanan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved