Sekjen PBB Mohon Penerapan Jeda kemanusiaan 4 Hari di Ukraina

Rabu, 20 April 2022 - 22:12 WIB
loading...
A A A
Banyak upaya dan itikad baik oleh banyak pihak untuk mencapai gencatan senjata di Ukraina telah gagal. Menyesali upaya gagal oleh banyak pihak untuk mencapai gencatan senjata di Ukraina, Sekjen PBB mengatakan bahwa jeda kemanusiaan diperlukan untuk memungkinkan perjalanan yang aman dari semua warga sipil yang melarikan diri dari daerah konfrontasi, dan pengiriman bantuan yang menyelamatkan jiwa ke yang paling sulit. -daerah yang terkena, seperti Mariupol, Kherson, Donetsk dan Luhansk.

Menurut PBB, lebih dari 12 juta orang membutuhkan bantuan kemanusiaan di Ukraina, dengan Guterres memperkirakan jumlahnya akan meningkat menjadi sekitar 16 juta, atau 40 persen warga Ukraina masih berada di negara itu.



Dia kembali meminta Rusia dan Ukraina untuk membungkam senjata dan mulai menempa jalan menuju perdamaian dan keamanan. Dia juga mendesak "semua pejuang perdamaian di seluruh dunia" untuk bergabung dengan seruan Paskahnya.

“Selamatkan nyawa. Hentikan pertumpahan darah dan kehancuran. Buka jendela untuk dialog dan perdamaian dan tetap percaya dengan makna dan pesan Paskah,” kata Guterres.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
PBB Menyerukan Penguatan...
PBB Menyerukan Penguatan Tata Kelola Kecerdasan Buatan
Iran Tolak Usulan Gencatan...
Iran Tolak Usulan Gencatan Senjata AS yang Disampaikan PM Irak
Terungkap! Israel Kekurangan...
Terungkap! Israel Kekurangan Dana untuk Perang, Defisit Anggaran Parah
Rekomendasi
Febrie Adriansyah Penuhi...
Febrie Adriansyah Penuhi Panggilan Panggilan Pemeriksaan Tim 9 Kejagung
Gempa Magnitudo 5,5...
Gempa Magnitudo 5,5 Guncang Sarmi Papua Sore Ini
Soal Biaya Lepas Status...
Soal Biaya Lepas Status WNI Rp5 Juta, Menkum Supratman: Kami Kaji Kembali
Berita Terkini
Dituding Dukung Militer...
Dituding Dukung Militer AS, Iran Serang Pusat Data Amazon di Bahrain
Mesir Desak AS Percepat...
Mesir Desak AS Percepat Pengerahan Pasukan Stabilisasi Internasional di Gaza
AS Gencarkan Serangan...
AS Gencarkan Serangan di Iran, Houthi Izinkan Kapal-kapal China lewat Selat Bab al-Mandeb
Minyak Mentah Brent...
Minyak Mentah Brent Tembus USD100 setelah Kapal Tanker Diserang di Laut Merah
PBB Murka Masjid Al-Aqsa...
PBB Murka Masjid Al-Aqsa Diserbu Menteri Israel dan 4.000 Massa Yahudi
AS Rugi Besar akibat...
AS Rugi Besar akibat Serangan Iran di Seluruh Negara Arab
Infografis
10 Pesawat Militer Termahal...
10 Pesawat Militer Termahal di Dunia, Harga 7 Bomber B-2 Hampir Setara Anggaran MBG
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved