AS Tak Bisa Lacak Aliran Pengiriman Senjata Barat ke Ukraina

Rabu, 20 April 2022 - 13:44 WIB
loading...
AS Tak Bisa Lacak Aliran...
Tentara Ukraina membawa Javelin di Kiev, Ukraina, 13 Maret 2022. Foto/REUTERS
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) berusaha keras melacak sejumlah besar "bantuan mematikan" yang ditransfer ke angkatan bersenjata Ukraina dalam beberapa bulan terakhir.

Para pejabat AS menjelaskan pada CNN bahwa badan-badan intelijen memiliki kemampuan "hampir nol" untuk mengikuti pengiriman ke pengguna akhir mereka.

“Meskipun senjata yang dikirim ke Ukraina merupakan pasokan terbesar baru-baru ini ke negara mitra dalam konflik, Gedung Putih semakin khawatir bahwa bantuan itu mungkin berakhir di tangan militer dan milisi lain yang tidak ingin dipersenjatai AS,” ungkap seorang pejabat senior pertahanan mengatakan kepada CNN pada Selasa (19/4/2022).

Baca juga: Rusia Tawarkan Militan di Azovstal Menyerah dengan Damai

“Kami memiliki data untuk waktu yang singkat, tetapi ketika memasuki kabut perang, kami memiliki hampir nol,” ungkap sumber lain yang diberi pengarahan tentang intelijen AS.

Baca juga: AS Menahan 5.071 Warga Ukraina di Perbatasan, Ini Alasannya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bak Film Spionase, Mata-mata...
Bak Film Spionase, Mata-mata Italia Berkhianat dan Jual Rahasia NATO kepada Rusia
AS Diam-diam Tarik 10...
AS Diam-diam Tarik 10 Jet Tempur Siluman F-22 Raptor, Mundur dari Perang Iran
Militer AS Rilis Video...
Militer AS Rilis Video Rudal-rudal Gempur 140 Target di Iran
Iran Balas Serang Pangkalan...
Iran Balas Serang Pangkalan AS di Qatar, Bahrain, dan UEA
AS Serang Iran Lagi...
AS Serang Iran Lagi untuk Ketiga Kalinya
Iran Tutup Selat Hormuz...
Iran Tutup Selat Hormuz usai Serang Kapal Tak Berizin
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
IRGC Tuduh AS Serang...
IRGC Tuduh AS Serang Infrastruktur Iran, Tiga Orang Tewas dalam Serangan di Ahvaz
Korban Tewas Tembus...
Korban Tewas Tembus 4.000 Orang, Venezuela Diguncang 1.100 Gempa Susulan
Rekomendasi
SpaceX Berganti Nama...
SpaceX Berganti Nama Jadi SpaceXAI Bukti Fokus pada AI
28 Perguruan Tinggi...
28 Perguruan Tinggi Malaysia Buka Peluang Studi bagi Mahasiswa Indonesia
Boyamin Saiman Dukung...
Boyamin Saiman Dukung Kasus Eks Jampidsus Febrie Ardiansyah Diambil Kejagung: Tak Ada Lagi Kesan Saling Buka Borok
Berita Terkini
Pendiri Telegram: Uni...
Pendiri Telegram: Uni Eropa Berubah Menjadi Republik Pisang
Barisan Nasional Menang...
Barisan Nasional Menang Besar di Pemilu Johor, Koalisi PM Anwar Ibrahim Terancam?
Ditutup-tutupi selama...
Ditutup-tutupi selama 1 Bulan, 2 Pilot China Tewas saat Latihan Perang
Secara Strategis, Pakar...
Secara Strategis, Pakar Militer Ini Yakin Iran Lebih Unggul Dibandingkan AS
Mantan Emir Qatar Sheikh...
Mantan Emir Qatar Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani Wafat pada Usia 74 Tahun
Iran Bombardir Pangkalan...
Iran Bombardir Pangkalan AS di Yordania, Kuwait, Bahrain, dan Oman
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved