Rusia Tawarkan Militan di Azovstal Menyerah dengan Damai

Rabu, 20 April 2022 - 09:55 WIB
loading...
Rusia Tawarkan Militan...
Suasana di pabrik Azovstal, Mariupol, yang dikepung pasukan Rusia. Foto/sputnik
A A A
MOSKOW - Pasukan Rusia, serta milisi Republik Rakyat Donetsk (DPR) dan Republik Rakyat Luhansk (LPR) terus maju di tengah operasi khusus di Ukraina, menekan pasukan Kiev dari Donbass.

Mereka memperketat pengepungan terhadap kelompok radikal Ukraina yang tersisa di Mariupol, karena sebagian besar kota sudah dibebaskan.

“Angkatan Bersenjata Rusia, dengan alasan murni manusiawi, sekali lagi menawarkan para militan dari batalyon nasionalis Ukraina dan tentara bayaran asing yang tersisa di pabrik baja Azovstal di Mariupol untuk menghentikan permusuhan dan meletakkan senjata mereka mulai pukul 14:00 waktu Moskow (11:00 GMT) pada Rabu, mereka dijamin hidup,” ungkap Kolonel Jenderal Mikhail Mizintsev, kepala Pusat Kontrol Pertahanan Nasional Kementerian Pertahanan Rusia, mengatakan pada Selasa.

Baca juga: AS Menahan 5.071 Warga Ukraina di Perbatasan, Ini Alasannya

Sebelumnya pada Selasa, Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov menyatakan fase baru dari operasi khusus di Ukraina telah dimulai.

Baca juga: Donbass Memanas, Ukraina Terima Dukungan Pesawat dari Sekutu AS

Dia menambahkan bahwa Moskow tidak memiliki rencana untuk perubahan rezim di Ukraina.

Baca juga: Rusia Hancurkan Pabrik Rudal Balistik Tochka-U Ukraina

“Sejak awal operasi pada Februari, pasukan Rusia memusnahkan 139 pesawat tempur Ukraina, 483 drone, 2.337 tank dan kendaraan lapis baja lainnya, 1.009 artileri, dan 253 peluncur roket,” papar Kementerian Pertahanan Rusia.

Pada saat yang sama, Rusia terus memberikan serangan presisi terhadap infrastruktur militer Ukraina.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Gempa Dahsyat Venezuela:...
Gempa Dahsyat Venezuela: 3 Tewas Tertimpa Reruntuhan, Pemerintah Tetapkan Status Darurat
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5...
2 Gempa Dahsyat M7,2-7,5 Guncang Venezuela, 32 Orang Tewas 700 Luka
Rekomendasi
Sejarah! Mesir Lolos...
Sejarah! Mesir Lolos ke Babak 32 Besar, Iran Masih Tunggu Nasib
Kapolri Mutasi Kapolda...
Kapolri Mutasi Kapolda dan Wakapolda pada Akhir Juni 2026, Ini Daftarnya
Polisi Sita Ratusan...
Polisi Sita Ratusan Perangkat Elektronik di Markas Judi Online Hayam Wuruk, Ini Daftarnya
Berita Terkini
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan...
AS Ingin Pindahkan Pangkalan-Pangkalan di Teluk yang Rusak Akibat Serangan Iran ke Israel
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved