Militer AS Akan Latih Warga Ukraina Gunakan Meriam Howitzer
Selasa, 19 April 2022 - 05:45 WIB
loading...
A
A
A
Ukraina mengatakan, serangan rudal Rusia menewaskan tujuh orang di Lviv pada hari Senin, korban sipil pertama di kota barat, dan komandan pasukan Ukraina yang bertahan di pelabuhan tenggara Mariupol yang hancur meminta bantuan.
Baca: PBB: Gencatan Senjata Rusia-Ukraina Mungkin Tercapai Beberapa Pekan Mendatang
“Tampaknya Rusia membidik sasaran militer di Lviv dan ibu kota Kyiv di utara,” kata pejabat pertahanan AS. “Mariupol masih diperebutkan, karena Rusia tampaknya telah mengirim bala bantuan ke Ukraina dalam beberapa hari terakhir,” pejabat itu menambahkan.
"Penilaian kami adalah Mariupol masih diperebutkan. Kota itu tetap di bawah ancaman dari udara, tetapi baik dari serangan rudal maupun bom dari udara, serta tentu saja artileri," kata pejabat itu.
Pejabat itu mengatakan ada sekitar 76 kelompok taktis batalyon Rusia di selatan dan timur Ukraina, meningkat sekitar 11 dalam beberapa hari terakhir.
Baca: PBB: Gencatan Senjata Rusia-Ukraina Mungkin Tercapai Beberapa Pekan Mendatang
“Tampaknya Rusia membidik sasaran militer di Lviv dan ibu kota Kyiv di utara,” kata pejabat pertahanan AS. “Mariupol masih diperebutkan, karena Rusia tampaknya telah mengirim bala bantuan ke Ukraina dalam beberapa hari terakhir,” pejabat itu menambahkan.
"Penilaian kami adalah Mariupol masih diperebutkan. Kota itu tetap di bawah ancaman dari udara, tetapi baik dari serangan rudal maupun bom dari udara, serta tentu saja artileri," kata pejabat itu.
Pejabat itu mengatakan ada sekitar 76 kelompok taktis batalyon Rusia di selatan dan timur Ukraina, meningkat sekitar 11 dalam beberapa hari terakhir.
Lihat Juga :