Rusia Ultimatum Pasukan Ukraina di Mariupol untuk Letakkan Senjata
Minggu, 17 April 2022 - 15:00 WIB
loading...
A
A
A
Klaim Moskow untuk menguasai Mariupol, tempat pertempuran terberat dan bencana kemanusiaan terburuk, tidak dapat diverifikasi secara independen. Ini akan menjadi kota besar pertama yang jatuh ke tangan pasukan Rusia sejak invasi 24 Februari.
Baca: Orang Terkaya Ukraina Janji Bangun Kembali Mariupol yang Hancur Diinvasi Rusia
Tidak ada tanggapan langsung dari Kiev soal ultimatum menyerah dari Rusia ini. "Situasinya sangat sulit" di Mariupol, kata Presiden Volodymyr Zelensky kepada portal berita Ukrainska Pravda.
"Tentara kami diblokir, yang terluka diblokir. Ada krisis kemanusiaan. Namun demikian, orang-orang itu membela diri," lanjutnya.
Zelenskyy menuduh Rusia "dengan sengaja berusaha menghancurkan semua orang" di Mariupol dan mengatakan pemerintahnya berhubungan dengan para pejuang. Dia tidak menanggapi klaim Moskow bahwa pasukan Ukraina tidak lagi berada di distrik perkotaan.
Ketika Moskow meluncurkan serangan rudal jarak jauh di seluruh negeri setelah tenggelamnya kapal andalannya di Laut Hitam, Moskow mengatakan pesawat tempurnya telah menyerang sebuah pabrik perbaikan tank di Kiev pada hari Sabtu.
Baca: Orang Terkaya Ukraina Janji Bangun Kembali Mariupol yang Hancur Diinvasi Rusia
Tidak ada tanggapan langsung dari Kiev soal ultimatum menyerah dari Rusia ini. "Situasinya sangat sulit" di Mariupol, kata Presiden Volodymyr Zelensky kepada portal berita Ukrainska Pravda.
"Tentara kami diblokir, yang terluka diblokir. Ada krisis kemanusiaan. Namun demikian, orang-orang itu membela diri," lanjutnya.
Zelenskyy menuduh Rusia "dengan sengaja berusaha menghancurkan semua orang" di Mariupol dan mengatakan pemerintahnya berhubungan dengan para pejuang. Dia tidak menanggapi klaim Moskow bahwa pasukan Ukraina tidak lagi berada di distrik perkotaan.
Ketika Moskow meluncurkan serangan rudal jarak jauh di seluruh negeri setelah tenggelamnya kapal andalannya di Laut Hitam, Moskow mengatakan pesawat tempurnya telah menyerang sebuah pabrik perbaikan tank di Kiev pada hari Sabtu.
Lihat Juga :