Orang Terkaya Ukraina Janji Bangun Kembali Mariupol yang Hancur Diinvasi Rusia
Sabtu, 16 April 2022 - 19:31 WIB
loading...
Wilayah kota Mariupol hancur akibat invasi Rusia. Orang terkaya Ukraina telah berjanji membangun kembali Mariupol. Foto/REUTERS
A
A
A
KIEV - Orang terkaya Ukraina telah berjanji untuk membantu membangun kembali kota Mariupol yang hancur akibat invasi militer Rusia. Kota pelabuhan itu masih dikepung pasukan Moskow sejak invasi dimulai 24 Februari.
Orang terkaya tersebut adalah Rinat Akhmetov, pemilik perusahaan pembuat baja terbesar di Ukraina bernama Metinvest.
Menurutnya, Mariupol merupakan tempat yang dekat dengan hatinya di mana dia memiliki dua pabrik baja besar yang dia sebut akan sekali lagi bersaing secara global.
Akhmetov telah melihat kerajaan bisnisnya hancur oleh delapan tahun pertempuran di timur Ukraina tetapi tetap menantang, yakin bahwa apa yang dia sebut "prajurit pemberani kami" akan mempertahankan kota Laut Azov menjadi gurun dengan pengeboman selama tujuh minggu.
Baca juga: Kapal Perang Rusia Tenggelam, Bos CIA Sebut Risiko Perang Nuklir Meningkat
Namun, untuk saat ini, perusahaan Metinvest telah mengumumkan bahwa mereka tidak dapat memberikan kontrak pasokannya. Sedangkan keuangan dan industri SCM Group tetap memenuhi kewajiban utangnya. Perusahaan listrik swasta miliknya, DTEK, juga telah mengoptimalkan pembayaran utangnya dalam kesepakatan dengan kreditur.
"Mariupol adalah tragedi global dan contoh global kepahlawanan. Bagi saya, Mariupol telah dan akan selalu menjadi kota Ukraina," kata Akhmetov dalam jawaban tertulis atas pertanyaan dari Reuters, Sabtu (16/4/2022).
Orang terkaya tersebut adalah Rinat Akhmetov, pemilik perusahaan pembuat baja terbesar di Ukraina bernama Metinvest.
Menurutnya, Mariupol merupakan tempat yang dekat dengan hatinya di mana dia memiliki dua pabrik baja besar yang dia sebut akan sekali lagi bersaing secara global.
Akhmetov telah melihat kerajaan bisnisnya hancur oleh delapan tahun pertempuran di timur Ukraina tetapi tetap menantang, yakin bahwa apa yang dia sebut "prajurit pemberani kami" akan mempertahankan kota Laut Azov menjadi gurun dengan pengeboman selama tujuh minggu.
Baca juga: Kapal Perang Rusia Tenggelam, Bos CIA Sebut Risiko Perang Nuklir Meningkat
Namun, untuk saat ini, perusahaan Metinvest telah mengumumkan bahwa mereka tidak dapat memberikan kontrak pasokannya. Sedangkan keuangan dan industri SCM Group tetap memenuhi kewajiban utangnya. Perusahaan listrik swasta miliknya, DTEK, juga telah mengoptimalkan pembayaran utangnya dalam kesepakatan dengan kreditur.
"Mariupol adalah tragedi global dan contoh global kepahlawanan. Bagi saya, Mariupol telah dan akan selalu menjadi kota Ukraina," kata Akhmetov dalam jawaban tertulis atas pertanyaan dari Reuters, Sabtu (16/4/2022).
Lihat Juga :