Aktivitas China Meningkat di Perbatasan Jelang Bentrok dengan India
Jum'at, 19 Juni 2020 - 03:03 WIB
loading...
A
A
A
Perbatasan sepanjang 4.056 km antara India dan China itu berupa gletser, gurun salju dan sungai-sungai di barat hingga hutan lebat pegunungan di timur.
Lembah Galwan merupakan wilayah yang kering dan tak berpenghuni, tempat sejumlah tentara dikerahkan di punggungan curam.
Lokasi itu dianggap penting karena menuju ke Aksai Chin, dataran yang diklaim India tapi dikontrol China. Citra satelit yang diambil Planet Labs dan diperoleh Reuters itu menunjukkan tanda-tanda perubahan lanskap lembah berupa jalur yang diperlebar, tanah yang dipindahkan dan membuat penyeberangan sungai. (Lihat Video: Polisi Tangkap Penjual Ayam Gelonggongan di Bogor, Jawa Barat)
Citra satelit menunjukkan mesin-mesin di sepanjang pegunungan yang gundul dan di Sungai Galwan. (Baca Juga: China Temukan Banyak Jejak Virus Corona di Pasar Makanan Beijing)
“Lihat ini di Planet, ini seperti melihat China membangun jalan di lembah dan kemungkinan membendung sungai,” papar Jeffrey Lewis, direktur Program Nonproliferasi Asia Timur di California’s Middlebury Institute of International Studies. (Lihat Video: Ibu Tiri Aniaya Balita dengan Pulpen Hingga Tewas)
Lembah Galwan merupakan wilayah yang kering dan tak berpenghuni, tempat sejumlah tentara dikerahkan di punggungan curam.
Lokasi itu dianggap penting karena menuju ke Aksai Chin, dataran yang diklaim India tapi dikontrol China. Citra satelit yang diambil Planet Labs dan diperoleh Reuters itu menunjukkan tanda-tanda perubahan lanskap lembah berupa jalur yang diperlebar, tanah yang dipindahkan dan membuat penyeberangan sungai. (Lihat Video: Polisi Tangkap Penjual Ayam Gelonggongan di Bogor, Jawa Barat)
Citra satelit menunjukkan mesin-mesin di sepanjang pegunungan yang gundul dan di Sungai Galwan. (Baca Juga: China Temukan Banyak Jejak Virus Corona di Pasar Makanan Beijing)
“Lihat ini di Planet, ini seperti melihat China membangun jalan di lembah dan kemungkinan membendung sungai,” papar Jeffrey Lewis, direktur Program Nonproliferasi Asia Timur di California’s Middlebury Institute of International Studies. (Lihat Video: Ibu Tiri Aniaya Balita dengan Pulpen Hingga Tewas)
(sya)
Lihat Juga :