Lebih dari 300 Orang Tewas Akibat Banjir di Afrika Selatan
Kamis, 14 April 2022 - 19:29 WIB
loading...
A
A
A
Beberapa daerah mengalami curah hujan selama enam bulan dalam satu hari, dengan lebih dari curah hujan satu kaki turun di beberapa tempat selama tiga hari hujan. Layanan cuaca nasional Afrika Selatan mengatakan provinsi itu telah mengalami banjir satu hari terdahsyat dalam lebih dari 60 tahun.
Baca juga: Habiskan Rp14 Miliar dari Transferan Nyasar, Mahasiswi Ini Dipenjara 5 Tahun
Video udara menunjukkan lereng bukit dan rumah-rumah hanyut dan bangunan serta infrastruktur lainnya hancur. Komunikasi dengan wilayah tersebut terputus dengan dua jaringan seluler utama yang mengatakan 900 menara seluler mereka mati.
Banjir dimulai pada awal minggu, memicu tanah longsor yang mengubur atau menyapu rumah, meruntuhkan jembatan dan memblokir jalan raya utama. Pelabuhan Durban turun banjir, dengan kontainer pengiriman hanyut dan hancur.
Pada hari Kamis, layanan darurat masih tidak dapat mengakses beberapa daerah yang lebih terpencil, membuat penduduk mencoba menggali tetangga yang terperangkap oleh tanah longsor keluar dari bawah lumpur dan puing-puing secara swadaya. Kendaraan polisi terlihat mengambil mayat dan membawanya ke kantor polisi setempat.
Baca juga: Presiden Afsel Salahkan NATO atas Perang Rusia-Ukraina
Baca juga: Habiskan Rp14 Miliar dari Transferan Nyasar, Mahasiswi Ini Dipenjara 5 Tahun
Video udara menunjukkan lereng bukit dan rumah-rumah hanyut dan bangunan serta infrastruktur lainnya hancur. Komunikasi dengan wilayah tersebut terputus dengan dua jaringan seluler utama yang mengatakan 900 menara seluler mereka mati.
Banjir dimulai pada awal minggu, memicu tanah longsor yang mengubur atau menyapu rumah, meruntuhkan jembatan dan memblokir jalan raya utama. Pelabuhan Durban turun banjir, dengan kontainer pengiriman hanyut dan hancur.
Pada hari Kamis, layanan darurat masih tidak dapat mengakses beberapa daerah yang lebih terpencil, membuat penduduk mencoba menggali tetangga yang terperangkap oleh tanah longsor keluar dari bawah lumpur dan puing-puing secara swadaya. Kendaraan polisi terlihat mengambil mayat dan membawanya ke kantor polisi setempat.
Baca juga: Presiden Afsel Salahkan NATO atas Perang Rusia-Ukraina
Lihat Juga :