Ekstremis Yahudi Ingin Bekurban di Situs Suci Temple Mount, Yerusalem Memanas

Kamis, 14 April 2022 - 15:07 WIB
loading...
Ekstremis Yahudi Ingin...
Kelompok ekstremis Yahudi di Israel berencana melakukan ritual kurban di situs suci Temple Mount, Yerusalem. Rencana itu memicu kemarahan Hamas, Palestina. Foto/Hadas Parush/Flash90
A A A
YERUSALEM - Kelompok ekstremis Yahudi Israel berencana melakukan ritual kurban Passover di situs suci Temple Mount. Rencana itu membuat situasi di Yerusalem memanas karena kelompok Hamas mengancam bertindak jika ritual itu tetap dijalankan.

Pihak berwenang Israel telah berjanji untuk menghentikan segala upaya untuk membawa hewan kurban ke situs suci, seperti yang telah mereka lakukan di tahun-tahun sebelumnya.

Kelompok ekstremis Returning to the Mount, yang mengadvokasi pembangunan Kuil Ketiga Yahudi di situs suci, mengumumkan di Facebook pada hari Senin bahwa mereka akan menawarkan hadiah uang tunai kepada anggotanya yang berhasil bekurban seekor domba di Temple Mount, dan kepada siapa pun yang ditangkap karena mencoba melakukannya.

Temple Mount, yang dikenal umat Islam sebagai Haram al-Sharif, adalah situs tersuci Yudaisme dan tersuci ketiga Islam.

Baca juga: TV Arab Saudi Olok-olok Presiden Biden dan Wapres Harris untuk Pertama Kalinya

Orang-orang Yahudi diizinkan untuk mengunjungi kompleks tersebut, tetapi tidak untuk berdoa atau melakukan ritual keagamaan. Hal itu sesuai perjanjian dari status quo yang rumit.

Sekelompok kecil ekstremis Yahudi kadang-kadang berusaha untukberkurban Passover atau Paskah ala Yahudi di Temple Mount seperti yang diamanatkan dalam kitab suci yang mereka yakini.

Namun, polisi Israel secara teratur menahan para pelaku, yang tampaknya tidak berhasil melakukan pengorbanan dalam beberapa tahun terakhir di situs suci yang menjadi titik nyala konflik tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Terungkap! Pemimpin...
Terungkap! Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei Ikut Susun Kesepakatan Damai dengan AS
Rekomendasi
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan...
Prabowo Apresiasi Pelaksanaan Haji 2026, Beri Catatan Ini untuk Tahun Depan
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
10 Pemain Bintang yang...
10 Pemain Bintang yang Absen di Piala Dunia 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved