Rusia Tiba-tiba Ancam Serang Ibu Kota Ukraina Lagi
Kamis, 14 April 2022 - 07:20 WIB
loading...
A
A
A
Pihak berwenang Rusia juga sedang menyelidiki serangan roket 29 Maret dengan sedikitnya tiga rudal Tochka-U yang ditembakkan dari Ukraina ke sebuah unit militer di dekat Belgorod.
Dalam serangan 29 Maret, munisi tandan yang dilarang secara internasional melukai delapan warga Rusia dan merusak 21 kendaraan serta beberapa bangunan.
Sementara itu, kepala intelijen militer Ukraina menunjuk pada peringatan terorisme yang meningkat sebagai bukti bahwa Rusia merencanakan serangan "bendera palsu" terhadap warganya sendiri untuk meningkatkan dukungan yang diduga lesu untuk operasi militer di Ukraina.
“Mereka merencanakan ledakan di rumah-rumah Rusia atau serangan roket, menyalahkan mereka pada [militer Ukraina] atau batalion sukarelawan, untuk melukiskan gambaran emosional 'kekejaman nasionalis Ukraina',” kata Mayor Jenderal Kirill Budanov, kepala intelijen Direktorat Kementerian Pertahanan Ukraina.
"Semuanya untuk memanipulasi Rusia secara emosional dan membuat mereka lebih melawan Ukraina.”
Rusia menyerang Ukraina sejak 24 Februari dan hingga kini sudah ribuan orang tewas. Moskow telah mengubah perangnya dengan hanya fokus pada wilayah Ukraina timur.
Dalam serangan 29 Maret, munisi tandan yang dilarang secara internasional melukai delapan warga Rusia dan merusak 21 kendaraan serta beberapa bangunan.
Sementara itu, kepala intelijen militer Ukraina menunjuk pada peringatan terorisme yang meningkat sebagai bukti bahwa Rusia merencanakan serangan "bendera palsu" terhadap warganya sendiri untuk meningkatkan dukungan yang diduga lesu untuk operasi militer di Ukraina.
“Mereka merencanakan ledakan di rumah-rumah Rusia atau serangan roket, menyalahkan mereka pada [militer Ukraina] atau batalion sukarelawan, untuk melukiskan gambaran emosional 'kekejaman nasionalis Ukraina',” kata Mayor Jenderal Kirill Budanov, kepala intelijen Direktorat Kementerian Pertahanan Ukraina.
"Semuanya untuk memanipulasi Rusia secara emosional dan membuat mereka lebih melawan Ukraina.”
Rusia menyerang Ukraina sejak 24 Februari dan hingga kini sudah ribuan orang tewas. Moskow telah mengubah perangnya dengan hanya fokus pada wilayah Ukraina timur.
(min)
Lihat Juga :