15 Negara UE Minta Komisi Eropa Segera Kucurkan Bantuan untuk Palestina

Selasa, 12 April 2022 - 02:50 WIB
loading...
15 Negara UE Minta Komisi...
15 Negara UE Minta Komisi Eropa Segera Kucurkan Bantuan untuk Palestina. FOTO/DPA
A A A
ROMA - Lima belas negara Uni Eropa mendesak Komisi Eropa untuk segera mengucurkan bantuan bagi Palestina yang telah tertunda karena kontroversi dalam buku pelajaran sekolah, Anadolu News Agency melaporkan.

Dalam sebuah surat tertanggal 8 April dan diungkapkan oleh outlet berita Politico pada Senin (11/4/2022), sekelompok negara Uni Eropa, dengan kepemimpinan Irlandia, menyatakan keprihatinan atas terus tertundanya pencairan bantuan Uni Eropa ke Palestina untuk tahun 2021 karena proposal Komisi untuk mengkondisikan pendanaan untuk reformasi sektor pendidikan.

Baca: Serbu Jenin Palestina, Israel Kerahkan Pasukan Elite Shayetet 13

Para penandatangan berpendapat bahwa dana tersebut harus dikeluarkan "sesegera mungkin" karena Otoritas Palestina berada dalam situasi yang menantang dan sedang mengalami krisis fiskal yang parah, yang semakin diperparah oleh inflasi harga minyak dan gandum yang disebabkan oleh perang di Ukraina.

Mereka juga menunjukkan bahwa persyaratan pada saat Otoritas Palestina sudah terlibat dalam program ambisius reformasi pendidikan berisiko merusak, atau bahkan membalikkan kemajuan yang dicapai hingga saat ini.

“Penundaan itu dapat merusak dialog kami yang sedang berlangsung dengan Palestina mengenai masalah ini dan lainnya," bunyi surat itu memperingatkan.

Ini juga mengingatkan bahwa proposal Komisi Eropa baru-baru ini untuk menghubungkan bantuan dengan persyaratan di sektor pendidikan "tidak mendapat dukungan luas" di antara negara-negara Uni Eropa.

Baca: Tentara Israel Tembak Mati Wanita Palestina Tak Bersenjata

Atas inisiatif Oliver Varhelyi, Komisaris Uni Eropa untuk Pembesaran dan Lingkungan, Komisi Eropa mengusulkan mekanisme persyaratan untuk menyalurkan bantuan keuangan untuk Palestina.

Langkah tersebut menyusul kontroversi pada beberapa buku pelajaran sekolah yang diduga berisi teks anti-Semit dan hasutan untuk melakukan kekerasan menurut para kritikus.

Surat tersebut telah ditandatangani oleh Menteri Luar Negeri Irlandia, Belgia, Estonia, Finlandia, Prancis, Yunani, pemerintahan Siprus Yunani, Latvia, Lithuania, Luksemburg, Malta, Polandia, Portugal, Spanyol, dan Swedia.

Para menteri juga diharapkan untuk mengangkat masalah ini pada pertemuan diplomat tinggi Uni Eropa di Luksemburg pada hari Senin.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
3 Alasan Denmark Larang...
3 Alasan Denmark Larang Mengumandangkan Azan, Tidak Ingin Seperti Islamabad
6 Fakta NATO Jelang...
6 Fakta NATO Jelang KTT Ankara, Memiliki 3,3 Juta Prajurit dan Anggaran Militer Terbesar di Dunia
Sadisnya Tentara Israel,...
Sadisnya Tentara Israel, Tembak Mati Pria Palestina yang Sedang Tidur
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Ketika Paris Lebih Panas...
Ketika Paris Lebih Panas dari Makkah, Apa yang Sebenarnya Terjadi?
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Program Binawan Eropa...
Program Binawan Eropa Antarkan 36 Perawat Indonesia Berkarier di Eropa
Gempa Dahsyat Venezuela,...
Gempa Dahsyat Venezuela, Bandara Internasional Ditutup hingga Warga Berhamburan ke Jalan
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
Bukan Perintah Menyerang,...
Bukan Perintah Menyerang, Ini Ayat Al-Quran yang Mengizinkan Perang
Titi Anggraini Soroti...
Titi Anggraini Soroti Naskah Akademik RUU Pemilu Tak Kunjung Diterbitkan
Perayaan HUT Ke-25 Kota...
Perayaan HUT Ke-25 Kota Cimahi di Konser I Love RCTI Cimahi Dipadati Puluhan Ribu Penonton
Berita Terkini
Ingin Kendalikan Selat...
Ingin Kendalikan Selat Hormuz, Iran Serukan Kerangka Keamanan dengan Negara Arab
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Jika AS Lanjutkan Perang,...
Jika AS Lanjutkan Perang, Trump: Iran Tidak Akan Ada Lagi
7 Pekerjaan Pertama...
7 Pekerjaan Pertama Para Pemimpin Dunia yang Tak Banyak Diketahui, Ada yang Jual Teh hingga Jadi Tukang Kayu
8 Pangkalan Militer...
8 Pangkalan Militer AS Diserang Iran, IRGC: Selat Hormuz Milik Kita
AS dan Iran Saling Serang...
AS dan Iran Saling Serang Lagi, Apakah Masih Ada Harapan Perdamaian di Timur Tengah?
Infografis
Ancaman Perang Kian...
Ancaman Perang Kian Nyata, 8 Negara Minta Warganya Tinggalkan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved