Rusia-Ukraina Lakukan Pertukaran Tahanan Tahap Ketiga

Minggu, 10 April 2022 - 22:46 WIB
loading...
Rusia-Ukraina Lakukan...
Rusia-Ukraina Lakukan Pertukaran Tahanan Tahap Ketiga. FOTO/BBC
A A A
KIEV - Pemerintah Ukraina mengatakan telah melakukan pertukaran tahanan dengan Moskow, dengan 12 tentara Ukraina dan 14 warga sipil kembali ke rumah setelah pembebasan mereka oleh pasukan Rusia .

"Atas perintah Presiden (Volodymyr) Zelensky, pertukaran tahanan ketiga terjadi hari ini. Dua belas prajurit kami kembali ke rumah, termasuk satu perwira wanita," kata Wakil Perdana Menteri Iryna Vereshchuk di Telegram pada Sabtu (9/4/2022), seperti dikutip dari Radio Free Europe.

Baca: Beredar Video Pasukan Ukraina Eksekusi Tahanan Rusia

Dia mengatakan, sembilan wanita termasuk di antara 14 warga sipil yang dibebaskan. Namun, Vereshchuk tidak mengatakan berapa banyak orang Rusia yang telah dibebaskan.

Pada 1 Maret, militer Ukraina mengatakan pertukaran tahanan telah dilakukan dengan Rusia untuk pertama kalinya sejak Moskow melancarkan serangan militer skala penuh terhadap Ukraina pada 24 Februari.

"Pertukaran tahanan pertama terjadi di wilayah Sumy. Kami menukar lima orang kami dari pertahanan teritorial dengan satu perwira polisi militer Rusia," kata Kepala Administrasi Militer wilayah timur laut Ukraina di Sumy, Dmytro Zhyvytskiy.

Baca: Paus Fransiskus Serukan Gencatan Senjata Paskah di Ukraina

Pada 1 April, pejabat senior Ukraina mengkonfirmasi pertukaran tahanan kedua, yang dilakukan di kota Zaporizhzhya, Ukraina. Kantor Zelenskiy mengatakan 86 tawanan tentara Ukraina telah dipulangkan, tetapi tidak disebutkan berapa banyak tahanan Rusia yang ditukar.

Sementara itu, Komisaris Hak Asasi Manusia Rusia Tatiana Moskalkova mengkonfirmasi pada hari Minggu (10/4/2022), bahwa Rusia dan Ukraina telah melakukan pertukaran tahanan pada hari Sabtu.

Moskalkova mengatakan bahwa di antara mereka yang kembali ke Rusia adalah empat karyawan perusahaan energi atom negara Rosatom, tentara dan beberapa warga sipil lainnya. "Pagi ini mereka mendarat di tanah Rusia," kata Moskalkova dalam sebuah posting online.

Baca: Ukraina Tuduh Rusia Curi Zat Mematikan dari Chernobyl

“Pada hari Sabtu, pertukaran sopir truk antara Rusia dan Ukraina juga dilakukan,” kata Moskalkova. Dengan pertukaran 32 pengemudi truk Rusia, 20 Ukraina dan sejumlah warga negara Belarusia.

Sejak 24 Februari, Rusia mengirim pasukan untuk mengivasi Ukraina. Namun, Moskow membantah menargetkan warga sipil dalam apa yang disebutnya "operasi militer khusus" yang bertujuan demiliterisasi tetangganya. Ukraina dan sekutu Baratnya menyebut ini sebagai dalih tak berdasar untuk perang.

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Rusia Tuding NATO Akan...
Rusia Tuding NATO Akan Gelar Operasi Barbarossa Hitler pada 2030, Apakah Akan Berhasil?
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan...
KTM 790 Duke 2027 Diperkenalkan Kini Lebih Agresif
Ingat Besok Jadwal Puasa...
Ingat Besok Jadwal Puasa Tasua, Ini Bacaan Niatnya!
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dikabulkan Penangguhan Penahannya, Kubu Jokowi Buka Suara
Berita Terkini
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan...
Iran Klaim 3 Poin Kemenangan dalam Negosiasi dengan AS, Termasuk Aset Senilai Rp214 Triliun
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Siapa Andy Burnham?...
Siapa Andy Burnham? Kandidat Kuat PM Inggris yang Suka Bermain Bola
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Gelombang Panas Sengat...
Gelombang Panas Sengat Eropa, 18 Orang Tewas di Prancis
Infografis
Gubernur DKI Dorong...
Gubernur DKI Dorong Pasar di Jakarta Lakukan Digitalisasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved