AS Ingin Membuat Mesin Perang Rusia Kelaparan, Begini Caranya

Sabtu, 09 April 2022 - 01:34 WIB
loading...
A A A
Setelah kehilangan 45 persen nilainya terhadap dolar dalam dua minggu pertama invasi Ukraina, rubel Rusia telah naik tepat di bawah level sebelum perang, berkat kontrol modal oleh Moskow dan distorsi oleh bank sentral Rusia.

"Artinya Rusia memiliki lebih sedikit uang dan presiden terpaksa membuat pilihan antara menopang ekonomi dan berinvestasi dalam perang di Ukraina," kata Adeyemo.

Dia mengatakan pertemuannya pekan lalu dengan sekutu Eropa di London, Brussels, Paris dan Berlin membantu fokus pada langkah selanjutnya dan membantu mempercepat sanksi yang diumumkan pada Rabu.

Adeyemo menambahkan bahwa dia didorong oleh "pernyataan kuat" dari negara-negara Eropa tentang pengurangan ketergantungan mereka pada energi Rusia tetapi mengatakan benua itu berada dalam posisi yang berbeda dari Amerika Serikat, produsen minyak utama dunia.

"Karena kemampuan kami untuk menghasilkan energi di dalam negeri, kami dapat melarang impor minyak Rusia ke Amerika dengan lebih cepat," katanya.

"Ini akan membawa mereka lebih banyak waktu tetapi apa yang mereka lakukan adalah mereka mengurangi ketergantungan mereka dari waktu ke waktu."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Trump: 2 Minggu Lagi,...
Trump: 2 Minggu Lagi, AS Nyatakan Kemenangan Total atas Iran!
Helikopter Apache AS...
Helikopter Apache AS Jatuh di Dekat Selat Hormuz, Ditembak Iran?
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
10 Presiden Terkaya...
10 Presiden Terkaya Sepanjang Sejarah AS, Trump Jauh Lebih Unggul dari Pendahulunya
Iran Bantah Serang Bandara...
Iran Bantah Serang Bandara Kuwait, Tuding Sistem Patriot AS Jadi Penyebab
Aturan Baru, Israel...
Aturan Baru, Israel Larang Wartawan Publikasikan Serangan Rudal Iran Hantam Fasilitas Militer
Rekomendasi
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Timnas Indonesia Tundukkan...
Timnas Indonesia Tundukkan Mozambik Lewat Gol Tunggal Ole Romeny
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Berita Terkini
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
AS Tidak Cegat Rudal...
AS Tidak Cegat Rudal Iran yang Ditembakkan ke Israel
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved