Eks Menlu Wirajuda: Pemerintah Indonesia Tak Tegas, Tak Sebut Agresi Rusia terhadap Ukraina
Kamis, 07 April 2022 - 18:01 WIB
loading...
A
A
A
Menurut Wirajuda, Indonesia seharusnya mengambil posisi prinsip karena menyangkut penghormatan terhadap kemerdekaan, kedaulatan dan integritas wilayah.
"Pemerintah Indonesia tidak cukup tegas karena hanya menyebut 'perang' tanpa menyebut 'agresi militer Rusia terhadap Ukraina'," katanya.
"Tidak mengutuk Rusia dan hanya meminta perang dihentikan," lanjut kritik Wirajuda.
Mantan diplomat top Indonesia juga menyoroti pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia pada 25 Februari yang menggarisbawahi penghormatan terhadap tujuan dan prinsip piagam PBB dan hukum internasional.
"Serangan militer di Ukraina tidak dapat diterima dan membahayakan keselamatan rakyat dan ancam perdamaian dan stabilitas kawasan/dunia," bunyi pernyataan Kemlu saat itu yang ditirukan Wirajuda.
"Pemerintah Indonesia tidak cukup tegas karena hanya menyebut 'perang' tanpa menyebut 'agresi militer Rusia terhadap Ukraina'," katanya.
"Tidak mengutuk Rusia dan hanya meminta perang dihentikan," lanjut kritik Wirajuda.
Mantan diplomat top Indonesia juga menyoroti pernyataan resmi Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Indonesia pada 25 Februari yang menggarisbawahi penghormatan terhadap tujuan dan prinsip piagam PBB dan hukum internasional.
"Serangan militer di Ukraina tidak dapat diterima dan membahayakan keselamatan rakyat dan ancam perdamaian dan stabilitas kawasan/dunia," bunyi pernyataan Kemlu saat itu yang ditirukan Wirajuda.
Lihat Juga :