3 Negara di Dunia ini Pernah Melarang Warga Negaranya Puasa Ramadhan

Selasa, 05 April 2022 - 21:14 WIB
loading...
A A A
Tak hanya itu, pemerintah juga memerintahkan restoran yang ada untuk tetap membuka restorannya.

Dalam hal ini, Partai Komunis China yang berkuasa telah membatasi aktivitas umat muslim di Xinjiang yang menjadi hunian bagi etnis Uighur.

Setiap tahunnya, pelarangan umat muslim Uighur di Xinjiang untuk menjalankan puasa Ramadhan ini sebenarnya sudah mendapat banyak kritikan dari kelompok-kelompok hak asasi manusia.

Namun, China berdalih bahwa pihaknya hanya khawatir tentang ancaman teroris dan tindakan ekstremisme keagamaan.

2. Inggris

Inggris menjadi nama berikutnya dari negara yang pernah melarang warganya untuk melaksanakan puasa ramadhan.

Pada tahun 2015, beberapa sekolah dasar di London melarang para siswanya yang beragama Islam untuk melaksanakan puasa Ramadhan. Hal tersebut dikarenakan mereka khawatir tentang kesehatan siswa-siswanya.

Dilansir The Washington Post, Barclay School dan beberapa sekolah lainnya mengirim surat kepada para orang tua siswa yang berisi pada Ramadhan besok akan datang musim terpanas serta sekolah juga akan sibuk dengan beberapa penambahan ekstrakurikuler dan acara lainnya.

Dalam hal ini, pihak sekolah tidak mengizinkan para siswa yang datang ke sekolah untuk berpuasa karena mengkhawatirkan keamanan dan kesehatan para siswanya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jejak China dalam Konflik...
Jejak China dalam Konflik Myanmar: dari Ekspor Revolusi hingga Kartu Geopolitik
Junta Myanmar Makin...
Junta Myanmar Makin Kuat dengan Dukungan China, Oposisi Melemah
10 Negara yang Mengubah...
10 Negara yang Mengubah Nama Mereka, Alasannya Sangat Beragam
Junta Myanmar Usir Diplomat...
Junta Myanmar Usir Diplomat Timor-Leste karena Buka Kasus Kejahatan Perang
Sudah Bisa Ditebak,...
Sudah Bisa Ditebak, Partai Pro-militer Myanmar Menang Pemilu
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Markas Judi Online Hayam...
Markas Judi Online Hayam Wuruk Mirip di Kamboja dan Myanmar
Hadiri LCAW 2026, Menteri...
Hadiri LCAW 2026, Menteri Jumhur Sampaikan Salam Presiden Prabowo kepada Raja Charles di London
Iran Desak AS Paksa...
Iran Desak AS Paksa Israel Tarik Pasukan dari Lebanon
Rekomendasi
5 Calon Manajer Kopdes...
5 Calon Manajer Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Ganti Nama Latsarmil
Brasil Lolos ke 16 Besar...
Brasil Lolos ke 16 Besar usai Comeback Dramatis Singkirkan Jepang
Polisi Ungkap Alasan...
Polisi Ungkap Alasan Pelaku Sekap 3 Karyawan Percetakan, Tuduh Korban Curi Pelat Rp230 Juta
Berita Terkini
3 Alasan Malaysia Lanjutkan...
3 Alasan Malaysia Lanjutkan Pencarian MH370, Operasi Termahal di Dunia
Merasa Dikucilkan di...
Merasa Dikucilkan di NATO, Erdogan Minta Turki Dimasukkan dalam Struktur Keamanan Eropa
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved